Penyebab Gusi Bengkak
Gaya Hidup

6 Penyebab Gusi Bengkak dan 10 Cara Mengobati

Penyebab Gusi Bengkak – Gusi bengkak bisa menjadi masalah yang mengganggu dan menyakitkan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi, penumpukan plak gigi, atau bahkan kebiasaan menyikat gigi yang terlalu keras. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena ada berbagai cara alami yang dapat di coba untuk mengatasi gusi bengkak di rumah.

Penyebab Gusi Bengkak

Sebelum kita membahas cara mengobati gusi bengkak, penting untuk memahami apa yang menyebabkannya. Beberapa penyebab umum gusi bengkak antara lain:

1. Kekurangan Vitamin C

Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan masalah kesehatan gigi dan mulut, termasuk gusi bengkak. Vitamin C diperlukan untuk memperbaiki jaringan di seluruh tubuh, termasuk gigi dan gusi, serta mempercepat penyembuhan luka dan peradangan.

2. Infeksi Virus, Jamur, atau Bakteri

Infeksi yang disebabkan oleh virus, jamur, atau bakteri dapat menyebabkan peradangan pada gusi (gingivitis) yang dapat berujung pada gusi bengkak. Selain itu, sariawan yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur juga dapat menyebabkan pembengkakan pada gusi.

3. Penumpukan Plak pada Gigi

Gusi bengkak dapat disebabkan oleh penumpukan plak yang terjadi karena kebersihan gigi yang kurang optimal, seperti jarang menggosok gigi. Plak dapat mengeras menjadi karang gigi, yang jika dibiarkan akan menyebabkan peradangan pada gusi dan akhirnya gusi bengkak.

4. Penggunaan Obat-Obatan

Beberapa jenis obat, seperti obat antiepilepsi, kortikosteroid, imunosupresan, kontrasepsi hormonal, obat darah tinggi, dan beberapa antibiotik, dapat meningkatkan risiko pembengkakan pada gusi karena dapat memengaruhi kadar hormon atau sistem imun tubuh.

5. Kebiasaan Merokok

Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit gusi dua kali lipat dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Merokok juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi bakteri penyebab gusi bengkak, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih lambat.

6. Kehamilan

Perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan peningkatan aliran darah ke jaringan gusi, membuat gusi lebih rentan terhadap infeksi bakteri. Hal ini dapat meningkatkan risiko gusi bengkak pada ibu hamil.

Cara Mengobati Gusi Bengkak secara Alami

Penyebab Gusi Bengkak

Berikut adalah beberapa cara alami yang dapat di coba untuk mengobati gusi bengkak di rumah.

1. Minyak Kelapa

Minyak kelapa dapat digunakan sebagai obat alami untuk mengobati gusi bengkak. Caranya, ambil sedikit minyak kelapa dan berkumur-kumur selama beberapa menit sebelum mengeluarkannya. Minyak kelapa mengandung asam laurat yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi.

2. Menjaga Kebersihan Mulut

Menyikat gigi secara teratur dan menggunakan benang gigi dapat membantu mengurangi penumpukan plak dan mencegah infeksi pada gusi. Pastikan kita menyikat gigi setidaknya dua kali sehari dan menggunakan benang gigi setiap hari.

3. Mengompres dengan Es Batu

Mengompres area yang bengkak dengan es batu dapat membantu mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa sakit. Bungkus beberapa potongan es batu dengan kain bersih dan tempatkan di area yang bengkak selama beberapa menit.

4. Mengomprese dengan Teh Celup

Rendam satu kantong teh dalam air mendidih selama sekitar lima menit, seperti saat menyeduh teh. Setelah kantong teh cukup dingin untuk disentuh, aplikasikan secara langsung ke area gusi yang bengkak selama sekitar lima menit. Disarankan untuk memilih teh dengan kandungan zat tanin yang tinggi, seperti teh hitam atau teh hijau.

5. Berkumur dengan Air Garam

Air garam dapat membantu mengurangi peradangan pada gusi dan mengurangi pembengkakan. Campurkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat dan gunakan campuran tersebut untuk berkumur selama 30 detik. Lakukan ini beberapa kali sehari untuk hasil yang lebih baik.

6. Minum Banyak Air

Minum banyak air dapat membantu menghilangkan bakteri dan racun dari mulut kita, yang dapat membantu mengurangi peradangan pada gusi.

7. Menggunakan Bubuk Kunyit

Kunyit merupakan bahan alami yang memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan pembengkakan pada gusi. Campurkan bubuk kunyit dengan sedikit air hangat untuk membuat pasta. Oleskan pasta ini pada area yang bengkak dan biarkan selama beberapa menit sebelum dibilas dengan air hangat.

8. Hindari Makanan yang Sulit Dikunyah

Makanan yang sulit dikunyah dapat menyebabkan iritasi pada gusi yang sudah bengkak. Hindarilah makanan seperti kacang-kacangan atau makanan yang keras dan berserat tinggi sampai gusi pulih sepenuhnya.

9. Berkumur dengan Sari Daun Jambu Biji

Sari daun jambu biji memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu mengurangi infeksi pada gusi. Rebus beberapa lembar daun jambu biji dalam air dan gunakan sari daun tersebut untuk berkumur selama 30 detik. Lakukan ini beberapa kali sehari untuk hasil yang optimal.

10. Berkumur dengan Air Lemon

Salah satu cara lain untuk mengatasi gusi bengkak adalah dengan berkumur menggunakan air lemon. Buah ini mengandung asam yang berguna sebagai alkali alami untuk menjaga keseimbangan pH dalam mulut. Caranya adalah dengan memeras satu buah lemon dan mencampurkan air perasan lemon dengan segelas air hangat. Kemudian, gunakan campuran air lemon sebagai obat kumur. Lakukan ini sebanyak tiga kali sehari.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Meskipun banyak cara alami yang dapat membantu mengobati gusi bengkak, ada beberapa situasi di mana kita harus segera berkonsultasi dengan dokter gigi, antara lain:

  • Jika pembengkakan tidak kunjung membaik setelah beberapa hari.
  • Jika kamu mengalami demam atau nyeri yang parah.
  • Jika gusi bengkak disertai pendarahan yang tidak normal.
  • Jika kamu memiliki penyakit gusi yang lebih serius, seperti periodontitis.

Dengan melakukan perawatan yang tepat dan menjaga kebersihan mulut, kita dapat mengobati gusi bengkak secara alami dan mencegahnya agar tidak kambuh di masa depan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi jika mengalami masalah yang serius. Semoga informasi tentang Penyebab Gusi Bengkak dan Cara Mengobatinya dapat berguna, terimakasih.

Baca juga:

Referensi

  1. Glick, M., & Williams, D. M. (2021). FDI vision 2030: delivering optimal oral health for all. International dental journal71(1), 3.
  2. Gossweiler, A. G., & Martinez-Mier, E. A. (2020). Vitamins and oral health. The Impact of Nutrition and Diet on Oral Health28, 59-67.
  3. Uwitonze, A. M., Ojeh, N., Murererehe, J., Atfi, A., & Razzaque, M. S. (2020). Zinc adequacy is essential for the maintenance of optimal oral health. Nutrients12(4), 949.
  4. Murererehe, J., Uwitonze, A. M., Nikuze, P., Patel, J., & Razzaque, M. S. (2022). Beneficial effects of vitamin C in maintaining optimal oral health. Frontiers in Nutrition8, 805809.
  5. Van der Velden, U. (2020). Vitamin C and its role in periodontal diseases-the past and the present: a narrative review. Oral Health Prev Dent18(2), 115-124.
  6. Quandt, S. A., Sandberg, J. C., Grzywacz, J. G., Altizer, K. P., & Arcury, T. A. (2015). Home remedy use among African American and white older adults. Journal of the National Medical Association107(2), 121-129.
  7. Bsoul, S. A., & Terezhalmy, G. T. (2004). Vitamin C in health and disease. J Contemp Dent Pract5(2), 1-13.
  8. Pain, A. M. Tooth Pain: Common Causes, Diagnoses and Treatments.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.