Manfaat Kacang Almond untuk ibu hamil
Gaya Hidup

15 Manfaat Kacang Almond untuk Ibu Hamil

Almond, dengan rasa gurih dan teksturnya yang renyah, bukan hanya sekadar camilan lezat, mengandung sejumlah nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama selama masa kehamilan. Kacang Almond mengandung sejumlah nutrisi yang esensial untuk kesehatan ibu hamil. Satu porsi 1 ons almond mentah mengandung 6 gram protein, yang merupakan 8,5 persen dari tunjangan diet harian yang direkomendasikan, khususnya untuk wanita hamil. Selain itu, riboflavin dan magnesium, yang keduanya sangat penting selama kehamilan, juga hadir dalam jumlah yang cukup dalam kacang almond. Almond merupakan pilihan camilan yang cerdas karena mengandung beragam nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil.

Manfaat Kacang Almond untuk Ibu Hamil

Sumber Gambar: Freepik

Berikut ini ragam manfaat kacang almond untuk ibu hamil yang kita rangkum dari beberapa sumber.

1. Menguatkan Otot Bayi

Protein merupakan elemen penting dalam perkembangan otot bayi, dan almond adalah sumber protein yang luar biasa. Kandungan protein dalam almond dapat memperkuat jaringan otot bayi, memberikan dasar yang kuat untuk pertumbuhan yang sehat. Tak hanya itu, protein juga berperan sebagai sumber energi utama bagi ibu hamil, membantu mengurangi kelelahan yang seringkali muncul selama masa kehamilan.

2. Sumber Antioksidan Tinggi

Kacang almond kaya akan vitamin E, sebuah antioksidan kuat yang memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan merawat kulit bayi, hal tersebut diperkuat oleh suatu studi yang dipublikasikan. Vitamin E dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang berasal dari polusi udara. Selain itu, konsumsi almond secara teratur dapat membantu mencegah stretch mark, karena vitamin E membantu menjaga kelembapan kulit.

3. Mendukung Perkembangan Otak Janin

Kacang almond mengandung asam folat, nutrisi yang sangat penting untuk perkembangan otak janin. Studi menyatakan bahwa asam folat dan vitamin B9 diperlukan untuk meningkatkan sistem kerja saraf pada janin, membantu mencegah kelainan perkembangan. Kekurangan asam folat selama kehamilan dapat berdampak serius pada kesehatan janin, sehingga konsumsi kacang almond dapat menjadi langkah bijak.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh yang kuat sangat penting selama kehamilan untuk melindungi ibu dan janin dari berbagai infeksi dan penyakit. Almond mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Konsumsi kacang almond dapat menjadi benteng pertahanan ekstra untuk ibu hamil, membantu mencegah penyakit yang dapat mengganggu perkembangan janin.

5. Melancarkan Sistem Pencernaan

Selain protein dan asam folat, kacang almond juga mengandung serat yang baik untuk sistem pencernaan ibu hamil. Sembelit atau konstipasi adalah masalah umum selama masa kehamilan, dan konsumsi almond yang kaya serat dapat membantu melancarkan sistem pencernaan. Mangan yang terkandung dalam almond juga berkontribusi pada optimalisasi metabolisme tubuh.

6. Menurunkan Kolesterol Jahat

Lemak tak jenuh yang terdapat dalam almond merupakan lemak sehat yang bermanfaat bagi tubuh. Hasil suatu penelitian mengungkapkan, mengonsumsi almond secara teratur dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat, mengurangi risiko penyakit kolesterol dan penyakit jantung pada ibu hamil. Ini adalah langkah preventif yang cerdas untuk menjaga kesehatan jantung selama masa kehamilan.

7. Mengontrol Kadar Gula Darah

Ibu hamil sering kali menghadapi risiko diabetes gestasional, yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan bayi. Kacang almond rendah karbohidrat tetapi kaya lemak, protein, dan serat, membuatnya menjadi pilihan cerdas untuk mengontrol gula darah. Kandungan magnesium dalam almond juga berkontribusi pada regulasi gula darah, mengurangi risiko diabetes gestasional.

8. Mencegah Anemia pada Ibu Hamil

Kacang almond mengandung zat besi, yang esensial untuk membantu pembentukan hemoglobin. Tubuh memerlukan zat besi untuk memindahkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan bayi. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan bayi, termasuk kelahiran prematur atau bayi dengan berat badan rendah. Konsumsi almond dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi selama kehamilan.

9. Perlindungan dari Alergi pada Anak

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang-kacangan selama kehamilan dapat membantu mengurangi risiko alergi kacang pada bayi. Almond, sebagai salah satu jenis kacang yang aman, dapat memberikan perlindungan tambahan dari risiko alergi pada anak. Ini menunjukkan bahwa konsumsi kacang almond tidak hanya memberikan manfaat langsung pada ibu hamil tetapi juga dapat memberikan perlindungan jangka panjang pada kesehatan anak.

10. Menjaga Berat Badan Tetap Terkendali

Selain membantu melancarkan sistem pencernaan, serat dalam almond juga dapat membantu menjaga berat badan ibu hamil tetap terkendali. Almond memberikan rasa kenyang lebih lama, mengurangi nafsu makan berlebihan yang seringkali muncul selama kehamilan. Ini dapat membantu ibu hamil untuk menjaga berat badan yang sehat dan mencegah penambahan berat badan berlebihan.

11. Pertumbuhan Jaringan Janin yang Sehat

Protein adalah bahan dasar untuk pertumbuhan jaringan dan sel, termasuk pembentukan organ-organ penting pada janin. Almond mengandung protein dalam jumlah yang baik, memberikan dukungan positif untuk perkembangan massa otot yang sehat pada bayi yang sedang tumbuh. Protein juga dapat memberikan kekuatan pada ibu hamil untuk menghadapi tantangan fisik, terutama saat proses persalinan.

12. Membangun Tulang dan Gigi Bayi yang Kuat

Almond juga merupakan sumber kalsium yang baik. Kalsium sangat penting untuk mengurangi risiko hipertensi dan pre-eklamsia selama kehamilan. Selain itu, kalsium juga membantu membangun tulang dan gigi bayi. Kebutuhan akan kalsium meningkat pada trimester ketiga, saat kerangka bayi mengalami perkembangan pesat. Mengonsumsi almond dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium ini dengan cara yang lezat dan sehat.

13. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan magnesium dalam almond tidak hanya membantu mengontrol gula darah, tetapi juga dapat menurunkan tingkat tekanan darah. Tekanan darah yang tinggi selama kehamilan dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi, seperti bayi lahir prematur atau preeklamsia. Mengonsumsi almond secara teratur dapat menjadi langkah preventif untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan.

14. Kesehatan Kulit dan Rambut Bayi

Vitamin E, yang melimpah dalam almond, tidak hanya bermanfaat untuk kulit ibu hamil tetapi juga membantu dalam pembentukan rambut dan kulit bayi yang sehat, vitamin E dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap kulit yang rentan terhadap perubahan hormonal selama kehamilan. Dengan mengonsumsi almond, ibu hamil dapat memberikan nutrisi tambahan untuk mendukung kesehatan kulit dan rambut bayi yang sedang berkembang.

15. Sumber Nutrisi Lengkap

Kacang almond dapat dianggap sebagai paket nutrisi lengkap dalam sejumput kacang. Dengan kandungan protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral yang beragam, almond memberikan kontribusi yang signifikan pada kebutuhan nutrisi ibu hamil. Dengan mengonsumsi almond secara teratur, ibu hamil dapat memastikan bahwa tubuhnya mendapatkan semua nutrisi yang diperlukan untuk menjalani kehamilan dengan sehat dan optimal.

Baca juga: Resep Dimsum Ayam Udang Nikmatnya Lezat

Pertimbangan Penting dan Peringatan

Meskipun kacang almond memberikan berbagai manfaat kesehatan selama kehamilan, ada beberapa pertimbangan dan peringatan yang perlu diperhatikan:

1. Alergi Kacang

Jika pasangan memiliki riwayat alergi kacang, perlu berhati-hati. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk memastikan bahwa konsumsi kacang almond aman selama kehamilan.

2. Asupan Secara Moderat

Meskipun kacang almond memberikan manfaat kesehatan, konsumsilah dengan bijak. Sebagai camilan, kacang almond sebaiknya tidak menggantikan makanan utama dan harus menjadi bagian dari diet seimbang.

3. Kacang Almond Panggang vs. Mentah

Kacang almond mentah cenderung mempertahankan lebih banyak nutrisi dibandingkan yang dipanggang. Namun, beberapa orang mungkin lebih suka rasa dan tekstur kacang almond panggang. Pilihlah sesuai preferensi, tetapi tetap perhatikan kandungan tambahan seperti garam atau pemanis pada kacang almond yang diproses.

Meskipun kacang almond memiliki sejumlah manfaat luar biasa untuk ibu hamil, setiap individu memiliki kondisi kesehatan yang unik. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter sebelum membuat perubahan signifikan dalam pola makan selama kehamilan.

Selamat menikmati kacang almond sambil menunggu si buah hati, semoga bermanfaat ya.

Referensi

  1. Maternal nut consumption during pregnancy is linked to improvements in neurodevelopment in children. Diakses pada 2023, from https://www.sciencedaily.com/releases/2019/05/190507080134.htm
  2. Barbagallo, M. (2015). Magnesium and type 2 diabetes. World Journal Of Diabetes, 6(10), 1152. doi: 10.4239/wjd.v6.i10.1152
  3. USDA. (2021). Nuts, Almond – Food Data Central. Diakses pada 2023, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/170567/nutrients
  4. National Center for Biotechnology Information. The effects of almond consumption on vascular function in patients with coronary artery disease: A randomized, controlled, cross-over trial. Diakses pada 2023, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4549665/
  5. Almonds.com. Rich in Manganese: Almonds not only taste great, but they’re also good for you! Diakses pada 2023, from https://www.almonds.com/about-us/press-room#:~:text=Rich%20in%20Manganese%3A%20Almonds%20not,and%20pre%2Declamsia%20during%20pregnancy.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.