Manfaat Gurita
Gaya Hidup

9 Manfaat Gurita untuk Kesehatan

Manfaat Gurita – Gurita, atau octopus dalam bahasa Inggris, adalah salah satu hewan laut yang mengagumkan. Tubuhnya lunak dengan delapan lengan yang dilengkapi dengan penghisap di setiap ujungnya. Keunikan struktur tubuhnya membuat gurita menjadi makhluk yang menarik untuk dipelajari.

Gurita tidak hanya menarik, tetapi juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam setiap 100 gram daging gurita, terdapat sejumlah nutrisi penting seperti protein, zat besi, vitamin B12, selenium, fosfor, dan kalium. Selain itu, gurita juga mengandung lemak, kolesterol, vitamin C, vitamin A, magnesium, dan zinc.

Manfaat Gurita untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Gurita untuk Kesehatan

Berikut beberapa manfaat gurita untuk kesehatan yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Sumber Antioksidan

Gurita mengandung senyawa antioksidan, termasuk vitamin E, yang melawan radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, meminimalkan risiko penuaan dini, dan memberikan perlindungan terhadap penyakit kronis.

2. Meredakan Depresi

Asam lemak omega-3, khususnya EPA dan DHA, dalam gurita dapat membantu meredakan depresi dan mengurangi risiko gangguan mood. Dengan data kesehatan yang menunjukkan penurunan depresi melalui pengobatan EPA.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan asam lemak omega-3 dalam daging gurita dapat memenuhi kebutuhan docosahexaenoic acid (DHA) harian yang penting untuk menjaga kesehatan jantung. Menurut penelitian terbaru, DHA dan eicosapentaenoic acid (EPA) dapat membantu menjaga stabilitas lipid darah, tekanan darah, denyut jantung, dan mengurangi peradangan.

4. Mencerdaskan Otak

Daging gurita bukan hanya lezat tapi juga cocok untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Kandungan omega-3, zat besi, dan magnesium dapat merawat kesehatan saraf otak anak. Penelitian menunjukkan bahwa magnesium mendukung aktivitas otak yang sehat, memori, dan proses belajar, potensial untuk meningkatkan fungsi kognitif otak.

5. Membantu Mengatasi Anemia

Vitamin B12 yang tinggi dalam gurita merangsang produksi sel darah merah, membantu mengatasi anemia, dan menjaga kesehatan sistem saraf. Asupan yang tepat dapat menjadi langkah preventif untuk menghindari risiko anemia.

6. Membangun dan Memperbaiki Jaringan Tubuh

Protein dalam gurita adalah sumber protein berkualitas tinggi yang penting untuk pembentukan, perbaikan, dan pemeliharaan berbagai jaringan tubuh. Dengan mengonsumsi gurita, tubuh mendapatkan asupan protein yang cukup untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

7. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Nutrisi seperti flavonoid, vitamin C, vitamin D, vitamin B6, dan thiamin dalam gurita dapat meningkatkan kinerja sel darah putih, menjaga tubuh dari serangan radikal bebas, virus, bakteri, dan kuman berbahaya.

8. Menutrisi Kulit

Kombinasi omega-3, magnesium, fosfor, dan protein dalam gurita membantu mencegah penuaan dini, menjaga tingkat keasaman kulit, dan mengendalikan produksi minyak berlebih. Hasilnya? Kulit sehat dan terawat dengan nutrisi dari dalam.

9. Meningkatkan Stamina

Manfaat Gurita karena mengandung omega-3, seng, dan selenium yang dapat meningkatkan gairah dan daya tahan tubuh. Bagi pria yang ingin meningkatkan stamina dan vitalitas seksual, gurita bisa menjadi pilihan yang baik.

Baca juga: 13 Manfaat Kacang Tanah untuk Kesehatan

Jenis-jenis Gurita

Manfaat Gurita untuk Kesehatan
Sumber Gambar: Freepik

Ada berbagai jenis gurita yang tersebar di berbagai perairan di seluruh dunia. Beberapa di antaranya menjadi favorit para koki dan pecinta masakan laut. Berikut adalah beberapa jenis gurita yang sering ditemui:

1. Octopus Rubescens (Gurita Merah)

Gurita merah, salah satu jenis gurita yang banyak ditemui di perairan Pasifik Utara, khususnya di lepas pantai Amerika Utara. Gurita ini dikenal dengan warna merah cerah pada tubuhnya.

2. Macrotritopus Defilippi (Gurita Makaroni)

Gurita makaroni memiliki ciri khas lengan yang panjang dan ramping, menyerupai makaroni. Gurita ini dapat ditemui di perairan Samudera Atlantik dan Mediterania.

3. Thaumoctopus Mimicus (Gurita Mimic)

Gurita mimic dikenal karena kemampuannya meniru bentuk dan warna hewan laut lain sebagai strategi pertahanan diri. Gurita ini sering ditemukan di perairan sekitar Australia dan Papua Nugini.

4. Octopus Vulgaris (Gurita Merah Atlantik)

Gurita merah Atlantik merupakan salah satu jenis gurita yang paling sering dijumpai di pasar-pasar ikan. Mereka dapat ditemukan di perairan Atlantik Utara dan Mediterania.

5. Grimpoteuthis (Gurita Hantu)

Gurita hantu atau dikenal juga sebagai “Dumbo Octopus” karena bentuk telinga yang menyerupai karakter Dumbo dalam film Disney. Gurita ini hidup di kedalaman laut yang dalam.

Baca juga: 11 Manfaat Biji Durian untuk Kesehatan

Cara Memasak Gurita yang Lezat

Setelah mengetahui manfaat kesehatan dan variasi jenis gurita, tentu saja kita tidak bisa melewatkan bagian ini, cara memasak gurita yang lezat! Gurita dapat dimasak dengan berbagai metode, termasuk direbus, dipanggang, atau digoreng. Berikut adalah beberapa tips untuk memasak gurita agar tetap lezat dan kenyal:

1. Pertahankan Kelezatan dengan Pemasakan Cepat

Gurita bisa menjadi kenyal jika dimasak terlalu lama. Pilihlah metode pemasakan cepat, seperti merebus atau memanggang dalam waktu singkat, untuk menjaga tekstur lembut dan kenyal.

2. Rendam dalam Bumbu Sebelum Memasak

Rendam gurita dalam bumbu atau marinade sebelum dimasak untuk memberikan rasa yang lebih dalam. Gunakan bumbu seperti minyak zaitun, bawang putih, air lemon, dan rempah-rempah sesuai selera Anda.

3. Panggang atau Goreng untuk Aroma yang Lebih Kaya

Panggang atau goreng gurita untuk memberikan aroma khas yang lebih kaya. Anda dapat menambahkan rempah-rempah atau bumbu sesuai dengan selera pribadi.

4. Kombinasikan dengan Bahan lain untuk Kelezatan Maksimal

Jangan ragu untuk menciptakan kombinasi rasa yang unik dengan menggabungkan gurita dengan bahan lain. Misalnya, sajikan gurita panggang dengan saus cabai atau paduan gurita dengan salad segar.

Dengan kandungan nutrisi yang kaya, gurita menjadi pilihan makanan yang cerdas untuk dimasukkan ke dalam menu harian kita… yummmiii!!

Referensi

  1. U.S. Department of Agriculture. (2019). Mollusks, octopus, common, raw. FoodData Central. Diakses pada 2023, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/174218/nutrients.
  2. Health Benefits Times. Octopus Facts, Health Benefits and Nutritional Value. Diakses pada 2023, from https://www.healthbenefitstimes.com/octopus/
  3. WebMD. Are There Health Benefits to Eating Octopus? Diakses pada 2023, from https://www.webmd.com/diet/health-benefits-octopus#1
  4. University of Adelaide Press. Magnesium in the Central Nervous System yang dipublikasikan di jurnal University of Adelaide Press. Diakses pada 2023.
  5. Harvard Health Publishing. Omega-3 fatty acids for mood disorders. Diakses pada 2023.
  6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. (2019). Diakses pada 2023, from http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No__28_Th_2019_ttg_Angka_Kecukupan_Gizi_Yang_Dianjurkan_Untuk_Masyarakat_Indonesia.pdf
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.