niat sholat jenazah
Khazanah

Niat Sholat Jenazah Perempuan dan Laki-Laki

Niat sholat jenazah – Ada beberapa perbedaan dalam tata cara sholat jenazah antara perempuan dan laki-laki dengan sholat biasa. Dalam pelaksanaannya, sholat jenazah tidak melibatkan gerakan rukuk dan sujud, serta tidak diawali dengan azan dan iqomah.

Sholat jenazah dianggap sebagai fardhu kifayah atau kewajiban yang bisa diabaikan jika ada sebagian muslim yang melaksanakannya. Menurut buku “Panduan Shalat Lengkap & Juz ‘Amma” karya Ahmad Najibuddin, sholat jenazah terdiri dari empat kali takbir.

Kewajiban salat jenazah menjadi sunnah setelah ada sebagian orang yang mengerjakannya. Namun jika tidak ada yang mengerjakannya, maka kita wajib menunaikannya, dan berdosa jika tak dikerjakan,” tulis buku tersebut.

Baca juga: Niat Sholat Jamak Takhir Beserta Tata Caranya

Niat Sholat Jenazah Perempuan

Berikut bacaannya;

اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

“Usholli ‘ala hadzahihil mayyitati arba’a takbirotin fardho kifayatin imaman/ma’muman lillahi ta’ala”

Artinya: Saya niat sholat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum hanya karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Jenazah Laki-Laki

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

“Usholli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardho kifayatin imaman/ma’muman lillahi ta’ala”

Artinya: Saya niat sholat atas jenazah ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum hanya karena Allah Ta’ala.

Baca juga: Niat Puasa Idul Adha: Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah

Tata Cara Sholat Jenazah Perempuan

  • Membawa jenazah ke tempat sholat dengan posisi kepala menghadap ke arah kiblat
  • Mendirikan shaf paling sedikit harus terdiri dari tiga orang, dengan posisi imam berada di depan jenazah.
  • Membaca niat sholat jenazah perempuan dalam hati

“Usholli ‘ala hadzahihil mayyitati arba’a takbirotin fardho kifayatin imaman/ma’muman lillahi ta’ala”

  • Berdiri bagi yang mampu
  • Membaca takbir sebanyak empat kali

“Allahu akbar”

  • Membaca surat Al-Fatihah pada rakaat pertama

Bismillahirrahmanirrahim,

“Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin Ar-Rahmanir-Rahim Maliki yawmid-din Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in Ihdinas-siratal mustaqim Siratal ladhina an’amta ‘alaihim, ghairil maghdubi ‘alaihim wa lad-dallin”

  • Membaca Sholawat Nabi setelah takbir ke dua

“Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammadin

  • Mendoakan jenazah khusus perempuan setelah takbir ke tiga

“Allahumma ghfir laha warhamha wa ‘aafiha wa fu’anha”

  • Membaca doa setelah takbir ke empat

“Allahumma la tahrimna ajraha wala taftinna ba’daha waghfirlana walaha”

  • Mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan dan kek kiri

“Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh”

Baca juga: Tata Cara Sholat Tahajud Perempuan Beserta Keutamaan

Tata Cara Sholat Jenazah Laki-Laki

  • Membawa jenazah ke tempat sholat dengan posisi kepala menghadap ke arah kiblat
  • Mendirikan shaf paling sedikit harus terdiri dari tiga orang, dengan posisi imam berada di depan jenazah.
  • Membaca niat sholat jenazah laki-laki dalam hati

“Usholli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardho kifayatin imaman/ma’muman lillahi ta’ala”

  • Berdiri bagi yang mampu
  • Membaca takbir sebanyak empat kali

“Allahu akbar”

  • Membaca surat Al-Fatihah pada rakaat pertama

Bismillahirrahmanirrahim,

“Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin Ar-Rahmanir-Rahim Maliki yawmid-din Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in Ihdinas-siratal mustaqim Siratal ladhina an’amta ‘alaihim, ghairil maghdubi ‘alaihim wa lad-dallin”

  • Membaca Sholawat Nabi setelah takbir ke dua

“Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aali sayyidinaa muhammadin

  • Mendoakan jenazah khusus laki-laki setelah takbir ke tiga

“Allahummaghfir lahu warhamhu wa’aafihi wa’fuanhu”

  • Membaca doa setelah takbir ke empat

“Allahumma laa tahrimnaa ajrahuu walaa taftinaa ba’dahu wagfirlana wa lahu”

  • Mengucapkan salam sambil menoleh ke kanan dan ke kiri

“Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakaatuh”

Baca juga: Tata Cara Ziarah Kubur Berikut Adabnya

Doa Setelah Sholat Jenazah

Berikut bacaan doa setelah sholat jenazah:

“Allahumma ighfir lihayyina wa mayyitina, wa shahidina wa gha’ibina, wa sagheerina wa kabirina, wa dhakarina wa unthana, Allahumma man ahyaytahu minna fa ahyihi ‘ala l-islam, wa man tawaffaytahu minna fatawaffahu ‘ala l-iman, Allahumma la tahrimna ajrahu wa la tudhillana ba’dahu. Amiin.”

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosa kami, baik yang masih hidup atau yang telah meninggal dunia, yang hadir atau tidak hadir, yang masih kecil atau yang sudah besar, yang laki-laki atau perempuan. Ya Allah, siapa yang Engkau hidupkan di antara kami, maka hidupkanlah dia dalam keadaan Islam, dan siapa yang Engkau wafatkan di antara kami, maka wafatkanlah dia dalam keadaan beriman. Ya Allah, janganlah Engkau menolak pahalanya dan janganlah Engkau menyesatkannya setelah dia meninggal dunia. Amin.”

Keutamaan Sholat Jenazah

Beberapa keutamaan sholat jenazah di antaranya adalah:

Pahala Sebesar Gunung Uhud

Sholat jenazah memiliki pahala yang besar dan diumpamakan sebesar Gunung Uhud. Menurut hadis Rasulullah SAW, seseorang yang menyalatkan jenazah akan mendapat satu qirath, sedangkan jika mengiringi hingga pemakaman, ia akan mendapat dua qirath. Satu qirath sendiri diumpamakan sebesar Gunung Uhud.

Pahala Mengalir bagi Jenazah

Selain pahala untuk orang yang menyalatkan, jenazah yang disalatkan juga akan mendapat pahala. Jika jamaah yang mensalatkan terdiri atas 40 orang atau lebih, maka Allah akan memperkenankan syafaat (doa) mereka untuk jenazah tersebut.

Baca juga: Lambang Pancasila 1 Sampai 5: Arti, Makna, dan Fungsi

Dikabulkan Doa

Doa yang dilakukan dalam rangkaian sholat jenazah dapat dikabulkan. Jika jenazah disalatkan oleh sekelompok kaum muslimin yang mencapai 100 orang dan semuanya memberi syafaat (mendoakan kebaikan untuk jenazah), maka syafaat (doa mereka) akan diperkenankan.

Dari keutamaan-keutamaan tersebut, kita dapat memahami betapa pentingnya sholat jenazah sebagai tindakan belas kasih dan penghormatan terhadap orang yang telah meninggal dunia. Sholat jenazah juga dapat membawa kebaikan dan pahala bagi orang yang melakukannya serta bagi jenazah yang disalatkan.

Syarat Sholat Jenazah

Berikut adalah beberapa syarat sholat jenazah:

  • Jenazah harus sudah bersuci atau dimandikan terlebih dahulu.
  • Jenazah harus ditutup auratnya, baik dengan kain kafan atau pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya.
  • Sholat jenazah harus dilakukan di tempat yang bersih dan tidak najis.
  • Jamaah yang sholat jenazah haruslah orang yang beragama Islam dan mukallaf (dapat memahami perintah agama).
  • Jenazah yang akan disholatkan harus sudah siap untuk diberangkatkan ke tempat pemakaman.

Referensi

  1. Buku Panduan Shalat Jenazah, K.H. Ali Mustafa Yaqub.
  2. Ensiklopedi Shalat, Dr. Syarifudin Zuhri.
  3. Shalat Jenazah, Drs. H. M. Arifin Ilham.
  4. Shalat Jenazah, Drs. H. A. Anwar Hasyim.
  5. Tata Cara Sholat Jenazah Lengkap, Artikel di Pondok Pesantren Assalam Sukabumi.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.