Manfaat Petai
Gaya Hidup

11 Manfaat Petai untuk Kesehatan

Petai, atau Parkia speciosa, adalah pohon yang tumbuh subur di berbagai negara Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Petai bukanlah tanaman asing di Indonesia, sebagai bagian dari keluarga Fabaceae, petai tumbuh subur di berbagai daerah tropis Asia Tenggara. Di Indonesia, petai bukan hanya menjadi bagian dari kuliner sehari-hari, tetapi juga telah menjadi bagian dari tradisi dan budaya.

Kandungan Gizi Petai

Manfaat Petai
Sumber Gambar: Freepik

Walau bau yang khas mungkin membuat beberapa orang berpikir dua kali, namun, di balik aroma tersebut terdapat kandungan nutrisi yang luar biasa. Dalam setiap 100 gram petai, terdapat sekitar 92 kalori, 5,4 gram protein, 15 gram karbohidrat, dan 2 gram serat. Selain itu, petai juga mengandung berbagai vitamin seperti C, B1, B2, B3, dan E, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan kalium.

Baca juga: 17 Manfaat Susu Kedelai untuk Kesehatan

Manfaat Petai untuk Kesehatan

Berikut ragam manfaat petau untuk kesehatan yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Mengontrol Gula Darah

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kandungan antioksidan dan zat kimia seperti beta-sitosterol dan stigmasterol dapat mencegah lonjakan kadar gula darah, menjadikan petai sebagai pilihan yang baik untuk seseorang dengan diabetes atau yang ingin menjaga keseimbangan gula darah mereka.

2. Melawan Infeksi

Studi di laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak petai dapat memiliki efek antibakteri dan antijamur. Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, temuan ini memberikan petunjuk bahwa petai dapat menjadi senjata alami melawan infeksi.

3. Menyehatkan Pencernaan

Dengan cukup serat, kita dapat menghindari masalah pencernaan seperti sembelit. Selain itu, serat tinggi dalam petai membuatmerasa kenyang lebih lama, membantu mengontrol nafsu makan dan menjaga berat badan tetap ideal.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Tak hanya lezat, petai juga baik untuk kesehatan jantung. Hasil penelitian menunjukan, kandungan kaliumnya membantu menjaga denyut jantung dan tekanan darah tetap stabil, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Manfaat Biji Pepaya dan Cara Mengkonsumsinya

5. Menangkal Radikal Bebas

Petai bukan hanya si bau, tetapi juga sumber vitamin C yang baik. Vitamin ini tidak hanya meningkatkan daya tahan tubuh, tetapi juga berperan dalam melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, terutama penyakit kardiovaskular.

6. Perlindungan untuk Tulang

Petai bukan hanya lezat, tetapi juga dapat membantu menjaga kepadatan tulang. Beberapa studi membuktikan bahwa dengan mengandung magnesium dan vitamin B6, petai dapat menjadi tambahan makanan yang baik untuk melawan risiko osteoporosis.

7. Meningkatkan Sistem Imun

Petai mengandung vitamin C yang tinggi, membantu merangsang sel darah putih untuk melawan patogen. Dengan meningkatkan sistem imun, petai membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit.

8. Mencegah Peradangan

Seperti kacang-kacangan, petai juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas dan mencegah peradangan. Dengan begitu, kita tidak hanya menjaga tubuh dari berbagai penyakit kronis, tapi juga membuat kulit bersinar dan sehat.

9. Menyehatkan Fungsi Saraf dan Otak

Sistem saraf dan otak membutuhkan nutrisi tertentu untuk berfungsi optimal. Penelitian membuktikan, dengan mineral dan vitamin B yang terkandung dalam petai, kita dapat memberikan dukungan terbaik untuk kesehatan saraf dan fungsi otak.

10. Meningkatkan Kesuburan

Antioksidan dalam petai dapat meningkatkan kualitas sperma dan sel telur, membantu mengoptimalkan peluang kehamilan. Jika berencana untuk memiliki anak, tambahkan petai ke dalam menu harianmu.

11. Kesehatan Mental

Petai bukan hanya berguna untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat memberikan manfaat positif untuk kesehatan mental. Kandungan magnesium dalam petai dapat membantu meningkatkan suasana hati, memberikan kebahagiaan yang lebih.

Baca juga: 12 Manfaat Jengkol untuk Kesehatan serta Dampaknya

Perhatian Sebelum Menikmati Petai

  • Meskipun petai penuh dengan manfaat, konsumsi berlebihan dapat berisiko merusak ginjal. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dan seimbang.
  • Penderita asam urat sebaiknya membatasi konsumsi petai karena kandungan purin di dalamnya. Kadar zat ini dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, yang dapat memperburuk kondisi asam urat.
  • Meskipun memiliki banyak manfaat, petai tidak dapat menggantikan fungsi obat-obatan. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau masih ragu tentang manfaat petai.

Demikianlah ulasan tentang manfaat petai untuk kesehatan, semoga bermanfaat ya.

Referensi

  1. Mayori, H., Purnama, D., & Sari, R. M. (2023). Systematic Review: Efektivitas Limbah Kulit Petai (Parkia speciosa Hassk.) sebagai Fitomedicine untuk Mengobati Masalah Kesehatan Tertentu. JURNAL BIOSHELL12(1), 66-76.
  2. Oktaviani, M. (2023). REVIEW ARTIKEL: POTENSI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PETAI CINA (Leucaena leucocephala L.). Journal of Pharmacy Tiara Bunda1(1), 9-13.
  3. Dewi, F. L. S., Barokah, U., Fatmawati, N., Lisna, K., Rozaq, M., Wahyu, T., … & Ma’wah, N. (2023). Penyuluhan Budidaya Tanaman Obat Tradisional secara Baik dan Benar di Desa Peniron, Kecamatan Pejagon, Kabupaten Kebumen. JATIMAS: Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat3(1), 40-47.
  4. Qosim, N. (2023). Kesehatan Gigi Mulut dan Pembuktian Penelitian Siwak.
  5. Maharani, P., Santoso, U., Rachma, Y. A., Fitriani, A., & Supriyadi, S. (2022). Efek pengolahan konvensional pada kandungan gizi dan anti gizi biji petai (Parkia speciosa Hassk.). Jurnal Teknologi Pertanian23(2), 151-164.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.