Manfaat buah salak untuk kesehatan
Gaya Hidup

Kandungan Nutrisi dan 17 Manfaat Buah Salak untuk Kesehatan

Manfaat buah salak – Buah salak, yang berasal dari Indonesia, adalah buah yang tumbuh subur di lahan tropis. Buah ini memiliki rasa manis yang kadang-kadang bercampur dengan sedikit asam. Bentuknya menyerupai kerucut dengan bagian bawah yang tumpul dan membulat, sementara bagian atasnya berbentuk kerucut yang tajam.

Meskipun sering digunakan sebagai bahan rujak, dimakan langsung, atau diolah menjadi keripik kering, banyak orang yang kurang tahu tentang manfaat yang dimiliki buah salak. Apakah Anda ingin mengetahui manfaat dan kandungannya? Yuk, simak artikel berikut ini!

Kandungan Nutrisi Buah Salak

Kandungan Nutrisi Buah Salak

Anda mungkin ingin mengetahui kandungan nutrisi dari buah salak. Dalam 100 gram daging buah salak, terdapat:

  • Kalori: 77.0 kalori
  • Protein: 0.40 gram
  • Karbohidrat: 20.90 gram
  • Kalsium: 28.00 miligram
  • Fosfor: 18.00 miligram
  • Zat Besi: 4.20 miligram
  • Vitamin B: 0.04 miligram
  • Vitamin C: 2.00 miligram
  • Air: 78.00 miligram
  • Bagian yang dapat dimakan: 50%

Baca juga: Tips Olahraga Saat Puasa Agar Tetap Sehat dan Bugar

Manfaat Buah Salak untuk Kesehatan

Manfaat Buah Salak untuk Kesehatan

Setelah mengetahui kandungan nutrisi, berikut ini penjelasan ragam manfaat buah salak untuk kesehatan yang disadur dari bamstips.pro dan sumber ilmiah lainnya.

Mencegah Sembelit

Banyak orang masih percaya bahwa mengonsumsi salak bisa menyebabkan sembelit atau kesulitan buang air besar. Namun, sebenarnya hal ini hanya mitos semata, karena konsumsi salak dalam jumlah yang tepat justru dapat mencegah terjadinya sembelit.

Hal ini disebabkan oleh kandungan serat dalam salak yang memiliki manfaat bagi kesehatan saluran cerna. Serat tersebut dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus, serta membuat tinja menjadi lebih lunak sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Dengan demikian, salak dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah masalah sembelit.

Menjaga Kesehatan Kardiovaskular

Buah salak mengandung kalium yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Tingginya jumlah antioksidan dan mineral dalam buah salak mendukung kinerja sistem kardiovaskular dengan baik dan membantu menjaga keseimbangan pengaturan air dalam tubuh.

Baca juga: Tips Makan All You Can Eat Tanpa Rugi dan Tetap Sehat

Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Buah salak mengandung Vitamin C yang berperan dalam meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Selain itu, Vitamin C juga dapat membantu mencegah komplikasi flu, memperlambat penuaan kulit, meningkatkan penyerapan nutrisi yang lebih baik, serta memberikan perlindungan dari penyakit kronis.

Mengontrol Diabetes

Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, beberapa penelitian menunjukkan bahwa salak bermanfaat untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Diduga, hal ini karena salak dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol.

Selain itu, penelitian lain menunjukkan bahwa kandungan antioksidan dan asam asetat dalam cuka salak memiliki potensi antidiabetik. Dengan kata lain, cuka salak dapat berkontribusi meningkatkan fungsi kelenjar pankreas dalam memproduksi hormon insulin, sehingga berpotensi digunakan sebagai obat diabetes. Namun, perlu dilakukan lebih banyak penelitian untuk memastikan efektivitas dan dosis yang tepat sebelum penggunaannya sebagai pengobatan diabetes.

Baca juga: Cara Mengatasi Perut Kembung Beserta Penyebabnya

Mengatasi Mual pada Ibu Hamil

Mungkin karena rasa asam manisnya, buah salak menjadi pilihan yang cocok untuk ibu hamil ketika mengalami mual atau morning sickness. Meskipun begitu, disarankan untuk tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan, karena asupan buah ini juga bisa menyebabkan perut kembung atau mulas.

Mencegah Kanker

Penelitian telah mengungkapkan bahwa buah salak memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Manfaat ini diduga berasal dari kandungan senyawa aktif dalam salak yang memiliki sifat antikanker.

Meskipun beberapa manfaat salak memerlukan penelitian lebih lanjut untuk dipastikan, Anda tetap dapat menjadikan buah ini sebagai camilan atau makanan penutup yang menyehatkan.

Baca juga: Tips Mengecilkan Pori-Pori Kulit Wajah Agar Tetap Sehat

Menjaga Kesehatan Mata

Selain itu, vitamin A yang terkandung dalam buah salak tidak hanya dapat menjaga kesehatan mata agar tetap prima, tetapi juga membantu merawat masalah rabun jauh. Penting untuk diingat bahwa meskipun vitamin A dari buah salak dapat meningkatkan ketajaman penglihatan dalam kondisi pencahayaan terang dan gelap, namun tidak dapat memperbaiki masalah rabun jauh secara keseluruhan.

Menjaga Kesehatan Mental

Kandungan Vitamin C dalam buah salak berperan penting dalam meningkatkan produksi neurotransmiter seperti serotonin. Hal ini berkontribusi dalam menjaga kesehatan mental dan mengurangi risiko depresi.

Dalam penelitian yang dimuat di European Journal of Clinical Nutrition, diketahui bahwa wanita paruh baya yang rutin mengonsumsi berbagai buah, termasuk salak, mengalami penurunan gejala depresi. Ini menunjukkan bahwa konsumsi buah secara teratur dapat memiliki dampak positif pada kesehatan mental, termasuk mengurangi risiko munculnya gejala depresi.

Baca juga: Tips Perawatan Rambut Yang Efektif dan Mudah

Meningkatkan Kesehatan Jantung

Untuk meningkatkan kesehatan jantung, mengonsumsi makanan yang mengandung kalium, seperti salak, sangat disarankan. Kalium memiliki peran penting dalam menjaga irama detak jantung dan menurunkan tekanan darah, sehingga dapat menjaga kinerja jantung tetap optimal.

Selain manfaatnya untuk kesehatan jantung, kalium juga berperan dalam mengatur keseimbangan cairan tubuh, memelihara fungsi saraf, mencegah batu ginjal, dan menjaga kepadatan tulang. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan kaya kalium, seperti buah salak, dapat memberikan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Menambah Energi

Mengonsumsi buah salak dapat merangsang metabolisme dan meningkatkan stamina. Hal ini disebabkan oleh kandungan karbohidrat dalam buah tersebut yang membantu menjaga tingkat energi sepanjang hari.

Dalam sebuah jurnal ilmiah berjudul “Comprehensive Mass Spectrometric Analysis of Snake Fruit: Salak (Salacca zalacca)” yang dipublikasikan di Hindawi, dijelaskan bahwa ekstrak buah salak dapat menurunkan keton. Keton berperan sebagai sumber energi alternatif ketika glukosa tidak tersedia.

Selain itu, buah salak juga kaya serat dan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, yang memberikan manfaat ekstra bagi kesehatan. Misalnya, salak dapat membantu menjaga kadar lemak agar tidak meningkat secara berlebihan dan memiliki efek anti peradangan. Dengan demikian, buah salak menjadi pilihan yang baik untuk menjaga keseimbangan energi dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Tips Sahur Sehat Agar Tubuh Tetap Bugar

Meningkatkan Daya Ingat

Kandungan beta karoten, pektin, dan kalium dalam buah salak diyakini memiliki kemampuan untuk meningkatkan aliran darah ke otak. Ini menjadikan konsumsi salak bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat. Meskipun begitu, potensi manfaat buah salak tersebut perlu dijelajahi lebih lanjut melalui penelitian lebih mendalam.

Mencerahkan Kulit

Tahukah Anda? Buah salak ternyata memiliki manfaat mencerahkan kulit. Kandungan vitamin C dan phenolic dalam buah salak dapat memberikan nutrisi pada kulit, membuatnya terlihat lebih cerah dan segar. Selain itu, adanya antioksidan dalam buah salak juga membantu mengurangi kulit kusam dan mengatasi penuaan dini. Dengan demikian, buah salak dapat menjadi salah satu pilihan alami untuk merawat kulit dan menjaga kecerahan serta kesehatan kulit secara keseluruhan.

Baca juga: Cara Cepat Tidur Nyenyak Hanya Dalam Waktu 60 Detik

Meningkatkan daya Tahan Tubuh

Mengonsumsi salak telah terbukti dapat meningkatkan imunitas tubuh. Manfaat ini berasal dari kandungan vitamin C dalam salak yang mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari berbagai infeksi.

Tidak hanya itu, salak juga mengandung antioksidan seperti karotenoid dan likopen yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan imunitas. Antioksidan ini berperan dalam melawan radikal bebas yang berpotensi merusak sel dan DNA tubuh. Dengan demikian, konsumsi salak dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Membantu Menghancurkan Batu Ginjal

Manfaat lain dari buah salak adalah membantu menghancurkan batu ginjal. Buah salak mengandung senyawa yang dapat membantu melarutkan dan mengeluarkan batu ginjal melalui urine. Dengan demikian, konsumsi buah salak dapat menjadi pilihan alami yang bermanfaat dalam mengatasi masalah batu ginjal. Meskipun demikian, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis terkait kondisi kesehatan Anda sebelum mencoba pengobatan alternatif seperti ini.

Baca juga: Tips Lari 12 Menit: Meningkatkan Ketahanan Stamina

Mengontrol Kadar Asam Urat

Manfaat berikutnya dari salak adalah kemampuannya dalam mengontrol kadar asam urat. Penelitian menunjukkan bahwa buah salak mengandung senyawa yang memiliki efek menghambat enzim xanthine oxidase yang bertanggung jawab untuk produksi asam urat dalam tubuh. Dengan demikian, manfaat ini bahkan diduga setara dengan efek obat untuk mengatasi masalah asam urat. Tentu saja, tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat terkait masalah asam urat dan penggunaan buah salak sebagai bagian dari penanganannya.

Mengobati Diare

Anda mungkin pernah mendengar bahwa salak memiliki kemampuan untuk mengobati diare, dan kabar tersebut memang benar. Konsumsi buah salak sebanyak 20 gram telah terbukti dapat menghentikan diare. Selain itu, buah salak juga memiliki manfaat terkait pencernaan, seperti meredakan sakit perut, mengurangi perut kembung, dan mengatasi iritasi pada usus besar. Dengan khasiat-khasiat ini, salak dapat menjadi pilihan alami yang bermanfaat dalam merawat dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Mencegah Sembelit

Buah salak mengandung berbagai senyawa yang dapat mencegah sembelit, seperti kalsium, tanin, saponin, flavonoid, dan beta-karoten. Tanin, khususnya, memiliki sifat antidiare yang membantu meningkatkan kesehatan pencernaan. Anda dapat mengkonsumsi salak dengan kulitnya, karena kulitnya juga kaya akan senyawa-senyawa tersebut, sehingga membantu mencegah sembelit secara efektif. Dengan demikian, salak bisa menjadi pilihan buah yang sehat dan alami untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah masalah sembelit.

Baca juga: 10 Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan serta Cara Konsumsi

Kesimpulan

Buah salak merupakan buah yang berasal dari Indonesia dan tumbuh subur di lahan tropis. Buah ini memiliki rasa manis yang kadang bercampur asam dan bentuknya menyerupai kerucut. Salak memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu meningkatkan daya ingat, mencerahkan kulit, serta membantu menghancurkan batu ginjal. Meskipun banyak manfaatnya, perlu dilakukan lebih banyak penelitian untuk mengungkapkan potensi salak secara menyeluruh.

Referensi

  1. Tjandrawinata, R.R. et al. (2014). The Effect of Extracts of Snakefruit (Salacca edulis Reinw.) On High Blood Glucose Levels. Journal of Diabetes Mellitus, 4(3), 179-184.
  2. Sutriyono, E. (2019). Health Potential of Snake Fruit (Salacca zalacca) as A Functional Food. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 366, 012001.
  3. Andarwulan, N. et al. (2010). Antioxidant Activity and Total Phenolic Content of Typical Indonesian Fruits. Journal of Food Chemistry, 121(4), 1238-1242.
  4. Jantan, I. et al. (2016). Inhibitory Effects of Phenolic Compounds from Salak (Salacca zalacca) Fruit Pericarp on the Catalytic Activity of Xanthine Oxidase. Food Chemistry, 194, 73-78.
  5. World Health Organization (WHO). (2018). Fruit and Vegetables for Health: Report of a Joint FAO/WHO Workshop, 1-3 September 2004, Kobe, Japan.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.