Lingkungan

Energi Terbarukan: Pengertian, Manfaat, dan Contoh

Energi terbarukan adalah sumber daya energi alami yang dapat digunakan secara bebas, terus diperbaharui, dan tak terbatas. Jenis, sumber, dan manfaat dari energi terbarukan dapat dijelaskan sebagai berikut.

Kebutuhan manusia akan sumber daya energi tidak dapat diabaikan, karena setiap aktivitas memerlukan sumber daya, baik itu terbarukan maupun tidak. Namun, penggunaan sumber daya energi yang berlebihan telah menyebabkan kerusakan lingkungan alam yang serius dan akhirnya menghasilkan polusi yang berbahaya bagi kesehatan.

Dalam menghadapi keterbatasan sumber daya energi yang tak terbarukan, para ilmuwan dari berbagai negara telah mulai mengembangkan sumber daya energi terbarukan.

Pengertian Energi Terbarukan

Pengertian Energi Terbarukan

Energi terbarukan merupakan sumber daya energi yang tersedia dari alam dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Keterangan dari International Energy Agency (IEA) sejalan dengan hal ini, yang menjelaskan bahwa energi terbarukan berasal dari proses alam yang dapat diperbaharui secara terus-menerus.

Sumber Energi Terbarukan

Sumber Energi Terbarukan

Sumber energi yang digunakan saat ini terdiri dari energi fosil dan energi terbarukan. Di Indonesia, masih ada banyak potensi pengembangan yang belum dimanfaatkan.

Baca juga: 5 Simbol Pancasila Beserta Maknanya

Beberapa sumber energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan adalah: tenaga air, panas bumi, biomassa, tenaga surya, tenaga angin, panas laut, ombak, dan energi pasang surut air laut.

Manfaat Energi Terbarukan

Manfaat Energi Terbarukan

Energi terbarukan memberikan beberapa manfaat bagi kehidupan manusia, antara lain:

  • Lingkungan lebih terjaga karena mengurangi pencemaran udara dan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh eksplorasi sumber energi konvensional.
  • Biaya produksi cenderung lebih murah karena sumber energinya tersedia secara gratis. Selain itu, biaya perawatan dan pemeliharaan peralatan yang digunakan juga lebih rendah karena peralatan yang diperlukan relatif sederhana.
  • Mendorong mandiri energi pada masyarakat, sehingga mereka tidak perlu tergantung pada pasokan energi yang dominan masih impor.
  • Produksi tidak memerlukan sentralisasi khusus karena bisa diproduksi di mana saja.
  • Berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi karena mendorong masyarakat untuk membelanjakan uangnya di sektor lain, karena mereka sudah mandiri dalam hal energi.

Contoh Energi Terbarukan

Contoh Energi Terbarukan

Dengan semakin meningkatnya penggunaan sumber energi, manusia terus mencari alternatif sumber energi lainnya. Berikut ini adalah beberapa contoh energi terbarukan:

Energi surya

Energi surya merupakan energi yang berasal dari sinar matahari yang memiliki manfaat besar bagi kehidupan manusia. Selain membantu tumbuhan melakukan fotosintesis, energi surya juga telah dikembangkan secara massif oleh negara-negara seperti Jerman, Amerika Serikat, India, dan Jepang sebagai alternatif pembangkit listrik.

Baca juga: Memahami Sifat Air dan Manfaatnya Bagi Manusia

Untuk mengubah energi surya menjadi energi listrik, diperlukan panel surya yang berfungsi sebagai penyerap sinar matahari dan mengonversinya menjadi energi listrik. Setelah itu, listrik yang dihasilkan mengalir ke inverter yang berperan mengubah arus DC menjadi arus AC sebelum bisa digunakan untuk menghidupkan berbagai peralatan listrik.

Energi angin

Angin merupakan udara yang bergerak dari daerah dengan tekanan udara tinggi ke daerah dengan tekanan udara rendah. Dengan sifatnya yang demikian, angin dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Prinsip pemanfaatannya mirip dengan energi air, yaitu dengan menggunakan kincir angin.

Baca juga: Industri 4.0 dan Society 5.0

Putaran kincir angin diteruskan ke generator yang menghasilkan energi listrik.Di Belanda, kincir angin telah lama digunakan untuk menggerakkan alat pengolah biji-bijian.

Energi pasang surut

Energi ini dihasilkan dari pasang surut air laut, dan telah digunakan di pantai timur Amerika dan Eropa. Turbin yang dipasang di tepi laut digunakan untuk mengubah energi pasang surut menjadi energi mekanik.

Energi ombak

Dapat digunakan untuk menghasilkan listrik, tetapi memerlukan infrastruktur yang mahal untuk dikembangkan.

Energi panas laut

Perbedaan temperatur air laut antara bagian dalam dan permukaan air laut dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik dengan menggunakan teknologi canggih.

Energi Panas Bumi

Pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi dapat dilakukan dengan membuat sumur bor hingga mencapai kedalaman yang mengandung panas bumi. Wilayah yang memiliki potensi panas bumi biasanya terdapat di kawasan yang dilalui oleh cincin api Pasifik, seperti Filipina, Indonesia, dan Selandia Baru.

Setelah dihasilkan, panas bumi kemudian dialirkan untuk menggerakkan turbin, dan energi yang dihasilkan dari gerakan turbin tersebut dimanfaatkan untuk memutar generator dan menghasilkan listrik.

Bio Energi

Bio energi adalah sumber energi yang berasal dari makhluk hidup maupun material organik seperti kayu, rumput, kotoran hewan, limbah pertanian, dan limbah rumah tangga atau disebut juga biomassa. Ada dua cara memanfaatkan material organik tersebut sebagai sumber energi, yaitu secara langsung atau melalui serangkaian proses.

Baca juga: Dampak Pencemaran Udara: Penyebab, dan Pencegahan

Material organik yang dapat dimanfaatkan secara langsung adalah kayu. Sementara itu, kotoran hewan, limbah rumah tangga, dan limbah pertanian memerlukan proses tertentu untuk menghasilkan sumber energi. Hasil akhir dari proses tersebut berupa biodiesel, bioetanol, biogas, bioavtur, dan lain-lain.

Dampak Energi Terbarukan

Bagaimana dampak penggunaan energi terbarukan (EBT) bagi kehidupan manusia dan dunia pada umumnya? Terutama saat dunia sedang menghadapi krisis energi yang tak dapat diperbarui, atau disebut juga energi fosil. Kita akan mengeksplorasi dampak-dampaknya bersama.

Konsekuensi Sosial

Penggunaan Terbarukan berkontribusi pada dampak sosial yang signifikan. Ini mencakup peningkatan kualitas lingkungan dengan udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat. Selain itu, ada perkembangan teknologi yang terjadi dalam prosesnya, dan ini menciptakan peluang baru untuk penciptaan lapangan kerja. Dengan sumber daya energi terbarukan yang ramah lingkungan, seperti tenaga air, angin, dan matahari, polusi udara dan air dapat ditekan dengan lebih baik.

Dampak Ekonomi

Investasi dalam proyek EBT memiliki dampak ekonomi yang positif. Hal ini terlihat dari penciptaan lapangan kerja baru dan revitalisasi sektor pabrik untuk produksi dan penyediaan material yang dibutuhkan dalam pembangunan proyek EBT. Adanya kebutuhan untuk jaringan energi terbarukan juga membuka peluang bagi alih teknologi, yang pada gilirannya dapat memberikan dorongan pada aktivitas ekonomi. Selain itu, penggunaan luas EBT dapat mengarah pada efisiensi biaya jangka panjang, yang berdampak positif pada anggaran.

Pengaruh Lingkungan

EBT, termasuk air, angin, dan sinar matahari, memiliki dampak positif pada lingkungan. Karena sumber-sumber ini tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti energi fosil, penggunaan energi terbarukan dapat mengurangi jejak karbon dan polusi udara. Penggunaan yang lebih luas dari sumber daya ini akan membantu mengurangi tingkat karbon dioksida dan dampak negatif lainnya di sekitar area pembangkit energi.

Kesimpulan

Energi terbarukan memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi sumber energi masa depan yang ramah lingkungan. Energi terbarukan seperti energi matahari, angin, panas bumi, bio energi, dan hidro energi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi dengan biaya yang lebih murah dan tidak berdampak buruk pada lingkungan.

Selain itu, juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui terciptanya masyarakat yang mandiri energi dan berdampak pada peningkatan belanja di sektor lain. Oleh karena itu, pemanfaatan energi terbarukan harus terus ditingkatkan agar dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan menghasilkan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Referensi

  1. World Energy Outlook, International Energy Agency (IEA), https://www.iea.org/reports/world-energy-outlook-2021
  2. Renewable Energy Policy Network for the 21st Century (REN21), https://www.ren21.net/
  3. Global Trends in Renewable Energy Investment, United Nations Environment Programme (UNEP), https://www.unep.org/resources/report/global-trends-renewable-energy-investment-2021
  4. National Renewable Energy Laboratory (NREL), https://www.nrel.gov/
  5. Renewable Energy Sources – Statistics & Facts, Statista, https://www.statista.com/topics/2417/renewable-energy/
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.