Manfaat Minyak Kayu Putih
Gaya Hidup

7 Manfaat Minyak Kayu Putih untuk Kesehatan

Manfaat Minyak Kayu Putih – Minyak kayu putih, atau sering disebut juga dengan nama lain seperti Kajuputi leucadendra, Aceite de Cajeput, atau Cajeputi aetheroleum, merupakan minyak yang dihasilkan dari penyulingan ranting dan daun segar pohon kayu putih (Melaleuca leucadendra). Minyak ini memiliki aroma yang khas dan cukup tajam. Tidak hanya sebagai penghangat, minyak kayu putih juga memiliki sejumlah manfaat luar biasa untuk kesehatan dan kecantikan.

Manfaat Minyak Kayu Putih untuk Kesehatan

Manfaat Minyak Kayu Putih

Berikut adalah beberapa manfaat minyak kayu putih yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Mencegah Gigitan Nyamuk

Minyak kayu putih juga dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk alami. Penelitian ilmiah tahun 2024 yang dipublikasikan oleh Frontiers in Physiology, menunjukkan bahwa minyak kayu putih memiliki efektivitas yang cukup baik dalam menangkal gigitan nyamuk, bahkan tidak kalah dengan obat anti nyamuk yang mengandung DEET. Kita bisa mencampur minyak kayu putih dengan minyak serai atau minyak lavender untuk hasil yang lebih optimal.

2. Meredakan Sakit Kepala dan Hidung Tersumbat

Minyak kayu putih murni dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi sakit kepala dan hidung tersumbat. Kita bisa menggunakan minyak kayu putih sebagai aromaterapi dengan cara menghirup aromanya secara langsung atau meneteskan beberapa tetes ke dalam diffuser yang sudah diisi air bersih. Studi ilmiah membuktikan bahwa senyawa cineole dalam minyak kayu putih memiliki sifat antiseptik, antibakteri, dan antiradang yang bisa membantu meredakan peradangan dan membersihkan saluran udara dari lendir.

3. Meredakan Nyeri Sendi

Minyak kayu putih dapat digunakan untuk meredakan nyeri sendi. Caranya cukup mudah, cukup mengoleskan minyak kayu putih pada area kulit yang mengalami nyeri sendi. Senyawa aktif dalam minyak kayu putih dapat membantu mengurangi peradangan dan meredakan nyeri.

4. Mengobati Luka Kecil

Minyak kayu putih juga diyakini dapat mencegah infeksi pada luka kecil dan mempercepat proses penyembuhan. Penelitian ilmiah menunjukan bahwa senyawa kimia dalam minyak kayu putih memiliki sifat antiseptik, antibakteri, dan antijamur yang membantu melindungi luka dari infeksi dan mempercepat penyembuhan.

5. Meningkatkan Kosentrasi

Sebuah studi menemukan bahwa senyawa cineole dan linalool yang terdapat dalam minyak kayu putih dapat meningkatkan fokus dan daya ingat saat bekerja. Namun, manfaat ini masih perlu penelitian lebih lanjut karena belum ada studi langsung yang menggunakan minyak kayu putih untuk tujuan ini.

6. Meredakan Batuk dan Membantu Pernapasan

Bagi yang sedang mengalami batuk, terutama batuk disertai dahak, minyak kayu putih bisa dijadikan sebagai obat alami. Minyak ini membantu mengencerkan lendir dan meredakan batuk, sehingga memudahkan kita untuk bernapas dengan lega. Penggunaannya bisa dengan menghirup langsung aromanya atau menggunakan diffuser.

7. Pengobatan Diabetes

Minyak kayu putih memiliki potensi sebagai pengobatan diabetes. Meskipun masih banyak yang belum diketahui, ahli meyakini bahwa minyak kayu putih mungkin dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

Meskipun cara kerja minyak esensial ini masih belum dipahami sepenuhnya oleh para peneliti, komunitas ilmiah merekomendasikan untuk memantau kadar gula darah secara teliti bagi orang yang menggunakan obat diabetes bersamaan dengan minyak kayu putih.

Selain manfaat di atas, minyak kayu putih juga diyakini bisa digunakan untuk mengatasi masalah kutu rambut, sakit gigi, dan meringankan kecemasan serta stres. Namun, efektivitas dari manfaat ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Efek Samping Minyak Kayu Putih

Meskipun memiliki banyak manfaat, penggunaan minyak kayu putih juga perlu dilakukan dengan hati-hati karena dapat menimbulkan efek samping, seperti:

  • Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi pada kulit saat menggunakan minyak kayu putih. Jika terjadi iritasi, kulit memerah, atau gatal, segera hentikan penggunaan.
  • Menghirup minyak kayu putih murni secara langsung dari botolnya dapat menyebabkan gangguan pernapasan atau bahkan serangan asma, terutama pada ibu hamil dan anak-anak. Sebaiknya hindari menghirup langsung minyak kayu putih.

Untuk penggunaan yang aman, gunakan minyak kayu putih sesuai dengan anjuran pada kemasan dan hindari penggunaan pada kulit yang mengalami luka terbuka. Jangan minum minyak kayu putih meskipun ada klaim manfaat tertentu. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan penggunaannya dengan dokter untuk menghindari efek samping yang merugikan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, terimakasih.

Baca juga:

Referensi

  1. Vivekanandhan, P., Alahmadi, T. A., & Ansari, M. J. (2024). Biocontrol efficacy of cajeput oil against Anopheles stephensi L. mosquito and its effect on non-target species. Frontiers in Physiology15, 1357411.
  2. Johnson, E. J., McComic, S. E., Rault, L. C., Swale, D. R., & Anderson, T. D. (2023). Bioinsecticidal activity of cajeput oil to pyrethroid-susceptible and-resistant mosquitoes. Pesticide Biochemistry and Physiology193, 105458.
  3. Srigopika, T., Ganesh, P. S., & Girija, A. S. (2023). Antimicrobial activity of essential oil (cajeput) against Streptococcus mutans. Journal of Survey in Fisheries Sciences10(1S), 360-366.
  4. Sutthanont, N., Sudsawang, M., Phanpoowong, T., Sriwichai, P., Ruangsittichai, J., Rotejanaprasert, C., & Srisawat, R. (2022). Effectiveness of herbal essential oils as single and combined repellents against Aedes aegypti, Anopheles dirus and Culex quinquefasciatus (Diptera: Culicidae). Insects13(7), 658.
  5. Keereedach, P., Hrimpeng, K., & Boonbumrung, K. (2020). Antifungal activity of Thai cajuput oil and its effect on efflux-pump gene expression in fluconazole-resistant Candida albicans clinical isolates. International Journal of Microbiology2020, 1-10.
  6. Sudradjat, S. E. (2020). Eucalyptus Oil, A Natural Remedy with Many Benefits: A Systematic. Jurnal Kedokteran Meditek26(2), 51-59.
  7. Muchtaridi, M., Tjiraresmi, A., & Febriyanti, R. (2016). Analysis of active compounds in blood plasma of mice after inhalation of cajuput essential oil (Melaleuca leucadendron L.). Indonesian Journal of Pharmacy26(4), 219.
  8. Auysawasdi, N., Chuntranuluck, S., Phasomkusolsil, S., & Keeratinijakal, V. (2016). Improving the effectiveness of three essential oils against Aedes aegypti (Linn.) and Anopheles dirus (Peyton and Harrison). Parasitology research115, 99-106.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.