Manfaat Teripang
Gaya Hidup

Kandungan dan 6 Manfaat Teripang untuk Kesehatan

Manfaat Teripang – Teripang atau timun laut adalah salah satu hewan laut yang mungkin tidak terlalu dikenal oleh banyak orang, namun memiliki potensi luar biasa dalam menyehatkan tubuh manusia. Hewan ini tidak memiliki tulang belakang dan umumnya ditemukan di dasar laut, terutama di kawasan Asia Pasifik. Teripang telah lama digunakan sebagai bahan makanan dan obat tradisional di beberapa negara di Asia dan Timur Tengah. Di negara-negara tersebut, teripang digunakan dalam berbagai bentuk, baik segar maupun kering, dan telah terbukti memberikan manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh.

Kandungan Teripang

Manfaat Teripang

Melangsir dari situs Kementerian Kesehatan RI, dalam 100 gram teripang, terdapat 60 kalori dan beragam nutrisi lain, seperti protein (39,1 gram), lemak (32,4 gram), karbohidrat (3,5 gram), zat besi (96,4 miligram), fosfor (616 miligram), kalsium (499 miligram), dan kalium (402 miligram). Teripang juga mengandung vitamin A, vitamin B1, serta memiliki sifat antikoagulan, antitumor, antijamur, dan antioksidan.

Manfaat Teripang untuk Kesehatan Tubuh

Berikut ragam manfaat teripang untuk kesehatan tubuh yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan ilmiah.

1. Mempercepat Penyembuhan Luka

Beberapa hasil penelitian yang dipublikasikan menunjukan bahwa kandungan glikosaminoglikan sulfat dalam teripang dapat mempercepat penyembuhan luka, baik luka pada permukaan kulit maupun kerusakan di dalam tubuh. Losion yang mengandung teripang juga dapat membentuk jaringan kulit baru yang rusak karena luka.

2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Berkat kandungan protein yang tinggi dan lemak yang rendah, teripang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Senyawa antiperadangan yang dimiliki teripang juga mampu menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung dan memelihara kesehatan pembuluh darah. Teripang juga diketahui dapat menurunkan tekanan darah.

3. Mengatasi Penyakit Arthritis

Salah satu manfaat teripang yang paling banyak dibicarakan adalah kemampuannya dalam mengatasi penyakit radang sendi atau arthritis. Studi ilmiah mengungkapkan bahwa teripang mengandung senyawa antiperadangan yang dapat mengobati beberapa gangguan inflamasi, mulai dari alergi ringan hingga rheumatoid arthritis. Selain itu, kandungan kondroitin sulfat dalam teripang juga dapat membantu mengatasi radang sendi, seperti osteoarthritis.

4. Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Teripang mengandung kandungan triterpenoid yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker payudara, kanker prostat, dan kanker kulit. Selain itu, teripang juga mengandung cerebrosides yang dapat melindungi usus dari peradangan dan tumor.

5. Menjaga Kesehatan Fungsi Hati

Penelitian menunjukkan bahwa teripang dapat menurunkan risiko terjadinya kerusakan hati dan diabetes. Teripang juga dapat mencegah kanker hati dan meningkatkan fungsi ginjal. Teripang juga diketahui dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatasi sering buang air kecil, dan mencegah munculnya tanda penuaan dini.

6. Menurunkan Kadar Kolesterol Darah

Studi telah menunjukkan bahwa tingginya kadar protein dalam teripang dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat LDL dalam darah. Hal ini dapat mengurangi risiko terjadinya aterosklerosis, yang merupakan penyebab umum penyakit jantung koroner.

Selain manfaat-manfaat di atas, teripang juga diketahui dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatasi sering buang air kecil, dan mencegah munculnya tanda penuaan dini. Meskipun demikian, penggunaan teripang untuk tujuan pengobatan tetap harus dipertimbangkan dengan hati-hati, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Cara Mengolah Teripang

Untuk mengolah teripang segar, bersihkan terlebih dahulu dengan merendamnya dalam air selama 2 hari dan mengganti airnya sekali sehari. Setelah direndam, rebus teripang selama 30 menit dan bersihkan dengan mengeluarkan organ dalamnya hingga benar-benar bersih. Setelah itu, kita dapat mengolah teripang menjadi berbagai jenis hidangan lezat, tapi jika kamu mengonsumsi teripang dalam bentuk suplemen, pastikan untuk memilih produk yang sudah terdaftar di BPOM.

Demikianlah penjelasan tentang manfaat teripang untuk kesehatan, semoga informasi ini dapat berguna ya, terimakasih.

Baca juga:

Referensi

  1. Fagbohun, O. F., Joseph, J. S., Oriyomi, O. V., & Rupasinghe, H. V. (2023). Saponins of North Atlantic Sea Cucumber: Chemistry, health benefits, and future prospectives. Marine Drugs21(5), 262.
  2. Brito, R., Costa, D., Dias, C., Cruz, P., & Barros, P. (2023). Chondroitin sulfate supplements for osteoarthritis: A Critical Review. Cureus15(6).
  3. Hossain, A., Dave, D., & Shahidi, F. (2022). Antioxidant potential of sea cucumbers and their beneficial effects on human health. Marine Drugs20(8), 521.
  4. Wu, Y., Yang, J., Xu, C., Li, Q., Ma, Y., Zhao, S., … & Zhang, X. (2022). Sea cucumber (Acaudina leucoprocta) peptides extended the lifespan and enhanced antioxidant capacity via DAF-16/DAF-2/SOD-3/OLD-1/PEPT-1 in Caenorhabditis elegans. Frontiers in Nutrition9, 1065145.
  5. Ardiansyah, A., Nugroho, A., Rasyid, A., & Putra, M. Y. (2021, March). Screening of antioxidant and anti-acne activities in 16 sea cucumber in indonesia. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 695, No. 1, p. 012048). IOP Publishing.
  6. Sales, S., Lourenco, H. M., Pessoa, M. F., Pombo, A., Felix, P. M., & Bandarra, N. M. (2021). Chemical composition and omega 3 human health benefits of two sea cucumber species of North Atlantic. Journal of Aquatic Food Product Technology30(5), 596-614.
  7. Wulandari, D. A., Murniasih, T., Sari, M., Syahputra, G., Rasyid, A., Septiana, E., … & Putra, M. Y. (2021, April). Characterization, antioxidant and antibacterial activity of cultivated sea cucumbers from Bali, Indonesia. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 744, No. 1, p. 012102). IOP Publishing.
  8. Sukmiwati, M., Ilza, M., Putri, A. E., & Sidauruk, S. W. (2020). Antibacterial activity of sea cucumber (Holothuria atra) against Pseudomonas aeruginosa. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 404, No. 1, p. 012047). IOP Publishing.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.