Manfaat Buah Tin
Gaya Hidup

18 Manfaat Buah Tin untuk Kesehatan

Manfaat Buah Tin – Ficus carica, atau buah tin, merupakan buah yang tumbuh di wilayah tropis dan subtropis, terutama di negara-negara Timur Tengah dan Mediterania. Dikenal juga dengan nama “ara” dalam bahasa Arab dan “fig” dalam bahasa Inggris, buah ini memiliki bentuk unik menyerupai tetesan air mata dengan kulit yang bervariasi antara hijau, ungu, dan hitam.

Proses pematangan membuat buah tin berubah warna, dan biasanya, buah tin yang matang memiliki warna ungu kehitaman, meskipun varietas hijau atau kuning juga ditemui. Rasanya manis, dan teksturnya lembut, membuat buah tin sangat cocok dikonsumsi segar atau dikeringkan sebagai camilan sehat. Pengolahan lebih lanjut menghasilkan berbagai produk, seperti selai, kue, atau bahan hidangan salad, menjadikan buah tin favorit dalam memperkaya pola makan sehari-hari.

Kandungan Nutrisi Buah Tin

Manfaat Buah Tin
Sumber Gambar: Freepik

Dalam setiap 100 gram buah tin, kita dapat menemukan sejumlah nutrisi yang mengesankan, termasuk 2,9 gram serat, 0,75 gram protein, 35 miligram kalsium, 17 miligram magnesium, 14 miligram fosfor, dan 232 miligram kalium. Selain itu, terdapat juga 2 miligram vitamin C dan 0,11 miligram vitamin E. Buah tin juga diperkaya dengan vitamin B6, vitamin A, tembaga, dan antioksidan. Kandungan antioksidan ini paling melimpah pada kulit buah Tin, terutama yang berwarna ungu gelap.

Manfaat Buah Tin untuk Kesehatan

Dengan kandungan nutrisi yang luar biasa dan manfaat kesehatan yang beragam, buah tin bukan hanya sekadar camilan lezat, tetapi juga investasi untuk kesehatan jangka panjang. Berikut ini manfaat buah tin untuk kesehatan.

1. Mencegah Kanker Payudara

Senyawa dalam buah tin telah terbukti memiliki aktivitas antitumor terhadap berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara. Sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak dari daun dan getah tanaman ara menunjukkan efek antitumor yang signifikan.

2. Membantu Pemeliharaan Berat Badan

Buah tin rendah kalori dan tinggi serat, membuatnya menjadi makanan yang ideal untuk pengelolaan berat badan. Tingginya kandungan serat memberikan rasa kenyang lebih lama, membantu mengendalikan nafsu makan.

3. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Buah tin, dengan kandungan kaliumnya yang tinggi, dapat membantu memperbaiki ketidakseimbangan kalium dan natrium dalam tubuh. Studi bahkan menunjukkan bahwa buah ara dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah, membantu menurunkan tekanan darah secara keseluruhan.

4. Mengobati Asma

Kombinasi antara bubuk biji fenugreek, madu, dan buah tin dapat membantu mengatasi asma bronkial. Senyawa fitokimia di dalamnya efektif melawan radikal bebas penyebab asma.

5. Meningkatkan Kesehatan Sistem Pencernaan

Kandungan serat alami dalam buah tin berperan sebagai pencahar yang efektif, membantu menjaga kesehatan usus dan memperbaiki sindrom iritasi usus. Studi yang dipublikasikan menunjukkan bahwa konsumsi buah tin dapat membawa perbaikan signifikan pada gejala tersebut, serta meningkatkan kualitas hidup dan kelancaran pencernaan.

6. Mencegah Degenerasi Makula

Kandungan vitamin A yang tinggi dalam buah tin dapat membantu mencegah degenerasi makula seiring bertambahnya usia, menjaga kesehatan mata.

7. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Buah tin membantu mengurangi kadar trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah, menjaga kesehatan jantung dan mencegah penyakit jantung koroner. Antioksidan dalam buah ini juga berperan dalam melawan radikal bebas yang dapat menyumbat arteri koroner.

8. Menyembuhkan Anemia

Kandungan zat besi dalam buah tin dapat membantu menjaga kadar hemoglobin dalam darah, membantu mengatasi anemia defisiensi besi.

9. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Dengan kandungan kalsium dan potasium yang tinggi, buah tin menjadi sekutu terbaik dalam menjaga kepadatan tulang. Ini bukan hanya cara alami untuk mencegah osteoporosis tetapi juga mendukung pertumbuhan tulang pada anak-anak.

10. Kaya Antioksidan

Senyawa polifenol dalam buah tin memiliki sifat antioksidan, membantu melawan oksidasi oksigen yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan jaringan.

11. Menurunkan Kadar Gula

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi teh daun ara dapat mengurangi kebutuhan insulin pada penderita diabetes. Dalam beberapa bulan, dosis insulin mereka bahkan dapat menurun sebanyak 12 persen.

12. Mencegah Hipertensi

Kandungan kalium dalam buah tin dapat membantu menjaga keseimbangan natrium dan kalium dalam tubuh, mencegah gangguan hipertensi.

13. Meningkatkan Fungsi Otak

Kandungan vitamin B kompleks dalam buah tin tidak hanya meningkatkan fungsi otak tetapi juga melindungi sel-sel otak dari kerusakan oksidatif.

14. Meningkatkan Stamina Seksual

Nutrisi seperti kalsium, zat besi, potasium, dan seng dalam buah tin dapat meningkatkan stamina seksual dengan merangsang produksi hormon seks seperti androgen dan estrogen.

15. Mengurangi Gejala Insomnia

Kandungan asam amino triptofan dalam buah tin membantu produksi melatonin, zat yang merangsang rasa kantuk. Ini membuat buah tin menjadi teman tidur yang ideal.

16. Mengurangi Sakit Tenggorokan

Tingginya kandungan lendir dalam buah tin memiliki efek penyembuhan pada tenggorokan, membantu meredakan rasa sakit dan melindungi organ tersebut.

17. Menjaga Kesehatan Mata

Beta karoten dalam buah tin diubah menjadi vitamin A oleh tubuh, memberikan dukungan untuk menjaga kesehatan sel-sel mata dan fungsi penglihatan yang optimal.

18. Untuk Mengatasi Masalah Haid yang Tidak Teratur

Sebuah ramuan dari daun buah Tin dapat membantu mengatasi gangguan haid dan memperlancar siklus haid. Cukup merebus 25-30 daun Tin dalam satu liter air dan minum ramuan ini secara teratur.

Penting untuk mengonsumsi buah Tin dengan bijak dan seimbang, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau alergi. Dengan begitu, kita dapat menikmati semua manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh buah Tin tanpa khawatir akan efek samping yang mungkin timbul.

Demikianlah ulasan tentang manfaat buah tin untuk kesehatan, semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat untuk kita bersama ya.

Referensi

  1. Annals of Nutrition and Metabolism. Effect of consumption of dried California mission figs on lipid concentrations. Diakses pada Desember 2023.
  2. Shoemaker, S. Healthline. All You Need to Know about Figs. Diakses pada Desember 2023.
  3. BBC Good Food. Top 5 health benefits of figs. Diakses pada Desember 2023.
  4. Harvard T.H. Chan School of Public Health. The Nutrition Source. Antioxidants. Diakses pada Desember 2023.
  5. Diabetes Research and Clinical Practice. Hypoglycemic action of an oral fig-leaf decoction in type-I diabetic patients. Diakses pada Desember 2023.
  6. Pourmasoumi, et al. (2019). Comparison and Assessment of Flixweed and Fig Effects on Irritable Bowel Syndrome with Predominant Constipation: A Single-Blind Randomized Clinical Trial. Explore, 15(3), pp. 198–205.
  7. Arvaniti, et al. (2019). Review on Fresh and Dried Figs: Chemical Analysis and Occurrence of Phytochemical Compounds, Antioxidant Capacity and Health Effects. Food Research International, 119, 244–267.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.