Manfaat Biji Teratai
Gaya Hidup

17 Manfaat Biji Teratai untuk Kesehatan

Manfaat Biji Teratai – Tanaman teratai, dengan nama latin Nelumbinis semen, telah lama menjadi bagian dari budaya dan tradisi Tiongkok, di mana bunganya sering dijadikan sebagai hidangan makanan, dan bijinya digunakan dalam pengobatan tradisional. Namun, baru-baru ini, penelitian ilmiah telah mengungkapkan sejumlah manfaat kesehatan yang luar biasa dari konsumsi biji teratai.

Kandungan Gizi Biji Teratai

Manfaat Biji Teratai untuk Kesehatan
Sumber Gambar: Freepik

Semangkuk biji teratai mengandung berbagai zat gizi yang memberikan kontribusi positif bagi tubuh. Berikut adalah ringkasan kandungan gizi biji teratai:

  • Protein: 1.17 gram
  • Energi: 25.23 kilokalori
  • Kalsium: 12.47 miligram
  • Zat Besi: 0.27 miligram
  • Magnesium: 15.88 miligram
  • Fosfor: 47.63 miligram
  • Kalium: 104.04 miligram
  • Natrium: 0.28 miligram
  • Zink: 0.08 miligram
  • Tembaga: 0.03 miligram
  • Mangan: 0.18 miligram
  • Vitamin A: 3.69 IU
  • Vitamin B1: 0.05 miligram
  • Vitamin B2: 0.01 miligram
  • Vitamin B3: 0.12 miligram
  • Asam Folat: 7.94 mikrogram

Manfaat Biji Teratai untuk Kesehatan

Dibalik nilai gizi yang mencengangkan, biji teratai juga menyimpan aroma kesehatan yang mampu menciptakan perubahan positif dalam tubuh dan pikiran. Mari kita bahas manfaat-menfaat luar biasa yang dapat di nikmati dengan mengintegrasikan biji teratai ke dalam gaya hidup sehari-hari.

1. Pelindung Organ Hati

Aktivitas hepatoprotektif, atau perlindungan terhadap hati, ditemukan dalam tanaman obat yang mengandung asam fenolik, flavonoid, alkaloid, diterpenoid, monoterpenoid, kurkuminoid, dan antrakuinon. Biji teratai menunjukkan potensi dalam menjaga kesehatan hati, seperti terlihat dalam penelitian yang melibatkan pemberian ekstrak biji dan daun teratai pada tikus yang mengalami kerusakan hati terkait penggunaan aspirin.

2. Menurunkan Risiko Kanker

Salah satu penemuan menarik terkait biji teratai adalah potensinya dalam menurunkan risiko berbagai jenis kanker. Ekstrak teratai diketahui mengandung fitokimia yang dapat berperan dalam pencegahan kanker payudara, prostat, dan rahim. Meskipun penelitian masih berlangsung, potensi sifat antikanker ini memberikan harapan dalam pengembangan terapi kanker yang lebih alami.

3. Meningkatkan Kadar Insulin

Tanaman teratai mengandung nymphayol yang dapat meningkatkan kadar insulin pada tikus diabetes. Pemberian ekstrak biji teratai dilaporkan memberikan manfaat dalam menurunkan kadar glukosa darah dan merangsang regenerasi sel beta pankreas. Potensi pengelolaan diabetes tipe 2 dan obesitas melalui ekstrak akar teratai memberikan alternatif yang menjanjikan dalam pengobatan diabetes.

4. Meredakan Nyeri Ringan

Bukan hanya sebagai agen antikanker, ekstrak etanol dari biji teratai juga menunjukkan manfaat dalam meredakan sensasi nyeri ringan. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji teratai memiliki aktivitas anticemas, antidepresan, antiradang, dan penenang. Kandungan antioksidan, alkaloid, saponin, tanin, glikosida jantung, flavonoid, dan terpenoid dalam biji teratai memberikan dasar bagi kemampuannya mengurangi rasa sakit.

5. Mengatasi Diare

Sejak zaman dahulu, ekstrak bunga, akar, biji, dan daun teratai telah digunakan sebagai obat untuk masalah pencernaan, termasuk diare, sakit perut, mual, dan muntah. Kandungan metanol dan senyawa antibakteri dalam biji teratai diketahui mampu mengatasi gangguan pencernaan terkait infeksi bakteri. Dengan demikian, biji teratai menjadi pilihan alami untuk mengatasi masalah pencernaan.

6. Melawan Infeksi Bakteri

Ekstrak biji teratai juga menunjukkan aktivitas antimikroba yang dapat melawan bakteri resisten terhadap berbagai obat. Kandungan antrakuinon, alkaloid, terpen, gula deoksi, dan glikosida dari biji teratai memberikan manfaat dalam mengendalikan pertumbuhan bakteri dan jamur tertentu. Penelitian menyebutkan bahwa biji teratai dapat melawan bakteri dan jamur penyebab infeksi telinga tengah.

7. Mengobati Kejang

Ekstrak etanol biji teratai diketahui dapat meredakan kejang akibat neurotoksin. Mekanisme kerjanya melibatkan peningkatan penghambatan neurotransmiter asam gamma-aminobutyric. Potensi ini membuka peluang dalam pengembangan terapi untuk pengobatan epilepsi di masa depan.

8. Mengatasi Insomnia

Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia dapat menjadi masalah kesehatan yang kompleks. Biji teratai, dengan efek menenangkan dan sifat obat penenang alami, dapat menjadi solusi alami untuk menyembuhkan gangguan tidur ini.

9. Baik untuk Penderita Diabetes

Dengan kandungan serat tinggi dan rendah kalori, biji teratai dapat membantu menurunkan kadar gula darah, menjadikannya camilan sehat yang cocok untuk penderita diabetes.

10. Anti Penuaan Alami

Enzim anti penuaan dalam biji teratai dapat memperlambat proses penuaan dan memperbaiki protein yang rusak. Penggunaan biji teratai dalam produk perawatan kulit menjadi alternatif alami untuk memerangi tanda-tanda penuaan.

11. Menyembuhkan Diare

Dalam pengobatan Tiongkok, rasa manis biji teratai diyakini bermanfaat untuk menyehatkan limpa dan menyembuhkan diare. Penggunaannya telah lama diterapkan untuk merawat masalah pencernaan.

12. Menurunkan Tekanan Darah

Alkaloid isoquinoline dalam embrio biji teratai diklaim memiliki efek menenangkan dan antispasmodik, membantu menurunkan tekanan darah. Ini membuka peluang baru dalam pengobatan tekanan darah tinggi.

13. Atasi Masalah Kencing

Biji teratai dianggap sebagai pilihan terbaik untuk menyembuhkan masalah pada saluran kencing. Kombinasinya dengan ramuan tertentu telah terbukti efektif dalam mengatasi prostatitis dan kondisi reproduksi.

14. Energi Instan

Biji teratai bukan hanya lezat tetapi juga merupakan sumber protein, magnesium, kalium, dan fosfor yang cepat meningkatkan tingkat energi. Sebagai camilan sehat, biji teratai dapat dengan cepat membangkitkan semangat Anda.

15. Baik untuk Ibu Hamil

Sebagai sumber protein yang baik, biji teratai dapat membantu perkembangan sistem saraf dan otak janin. Ini menjadikannya pilihan yang direkomendasikan untuk ibu hamil dalam menjaga kesehatan kehamilan.

16. Meningkatkan Nafsu Makan

Kandungan zat yang tinggi dalam biji teratai terbukti efektif untuk meningkatkan nafsu makan. Oleh karena itu, dapat dijadikan sebagai pilihan bagi mereka yang mengalami kehilangan nafsu makan akibat sakit atau alasan lain.

17. Mengobati Sariawan dan Bisul

Sifat anti-inflamasi dalam biji teratai membantu menyembuhkan masalah di mulut, termasuk sariawan dan bisul. Penggunaannya secara teratur dapat memberikan solusi alami untuk masalah kesehatan ini.

Baca juga: 6 Manfaat Vitamin D untuk Kesehatan

Cara Menikmati Manfaat Biji Teratai

Dengan semua manfaat kesehatan yang terkandung dalam biji teratai, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara menikmati tanaman ajaib ini dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa cara kreatif untuk mengintegrasikan biji teratai ke dalam rutinitas harian:

  • Taburkan biji teratai kering sebagai topping pada salad segar untuk memberikan sentuhan renyah dan nutrisi ekstra.
  • Panggang biji teratai hingga berwarna keemasan dan nikmati sebagai camilan sehat di antara waktu makan.
  • Tambahkan biji teratai ke dalam smoothie favorit untuk memberikan sentuhan kesehatan dan kelezatan.
  • Sajikan teh bunga teratai dengan menambahkan biji teratai kering ke dalamnya untuk memberikan aroma dan manfaat kesehatan ekstra.
  • Biji teratai dapat dicampurkan ke dalam berbagai hidangan seperti bubur, sup, atau hidangan gurih lainnya untuk meningkatkan nilai nutrisi.
  • Hancurkan biji teratai kering dan buat bubur yang lezat dan bergizi sebagai sarapan atau camilan malam.
  • Campurkan biji teratai dengan granola untuk memberikan tambahan rasa dan kandungan gizi pada sarapan.
  • Biji teratai dapat dicampurkan ke dalam adonan kue atau roti untuk memberikan sentuhan unik pada karya dapur.
  • Hiasi smoothie bowl dengan biji teratai sebagai tambahan cantik dan bermanfaat.
  • Tak ada cara yang lebih mudah daripada menyantap biji teratai langsung sebagai camilan kesehatan.

Biji teratai, dengan kekayaan gizi dan manfaat kesehatan yang melimpah, membawa keajaiban yang perlu kita gali lebih dalam. Meskipun banyak temuan menarik yang telah diungkap, perlu dilakukan lebih banyak penelitian untuk memahami secara komprehensif potensi dan dampaknya pada kesehatan manusia.

Referensi

  1. Nutrition Facts. Lotus Seed. Diakses pada Desember 2023.
  2. Food Science & Nutrition Technology. Antioxidant and hepatoprotective activity of Lotus (Nelumbo nucifera) seed extract. Diakses pada Desember 2023.
  3. Health Guidance. The Benefits of Lotus Seeds. Diakses pada Desember 2023.
  4. Arooj, M., Imran, S., Inam-Ur-Raheem, M., Rajoka, M. S. R., Sameen, A., Siddique, R., Sahar, A., Tariq, S., Riaz, A., Hussain, A., Siddeeg, A., & Aadil, R. M. (2021). Lotus seeds (Nelumbinis semen) as an emerging therapeutic seed: A comprehensive review. Food Science & Nutrition, 9(7), 3971–3987.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.