Manfaat Kombucha
Gaya Hidup

14 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan

Kombucha, minuman berfermentasi yang berasal dari Manchuria, China, telah hadir selama berabad-abad. Kini, popularitasnya telah menyebar ke seluruh dunia, menjadi pilihan utama bagi mereka yang menghargai kesehatan dan ingin mencari alternatif yang alami. Terbuat dari campuran teh, gula, dan ragi, kombucha menjadi minuman yang tidak hanya menyegarkan tetapi juga penuh manfaat.

Apa yang membuat kombucha begitu istimewa adalah proses fermentasinya. Teh hijau atau teh hitam dicampur dengan gula dan ragi, kemudian dibiarkan menjalani proses fermentasi dengan bantuan koloni simbiosis bakteri dan ragi (SCOBY). Selama fermentasi, ragi memecah gula dalam teh, menghasilkan bakteri probiotik yang kaya manfaat.

SCOBY, yang merupakan singkatan dari Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast, membentuk lapisan pada permukaan cairan dan menjadi kunci untuk membuat lebih banyak kombucha. Inilah yang membuat kombucha menjadi sumber probiotik yang luar biasa, membantu memperbaiki kesehatan usus dan memberikan manfaat lain yang menakjubkan bagi tubuh.

Manfaat Kombucha untuk Kesehatan

Berikut manfaat kombucha untuk kesehatan yang kita rangkum dari beberap sumber ilmiah.

1. Menyehatkan Hati

Detoksifikasi tubuh merupakan salah satu peran kombucha yang sering diabaikan. Minuman ini membantu hati dalam membersihkan racun dan zat berbahaya. Studi pada tikus menunjukkan bahwa kombucha dapat membantu mengurangi kerusakan sel hati, memberikan bukti lebih lanjut tentang manfaatnya untuk kesehatan hati.

2. Menyehatkan Kulit dari Dalam

Keindahan kulit tidak hanya berasal dari luar, tetapi juga dari dalam. Kombucha, dengan kemampuannya membersihkan tubuh dari dalam, membantu menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya. Ini adalah rahasia kecantikan yang datang dari alam, tanpa perlu produk mahal.

3. Sumber Probiotik Berkualitas Tinggi

Kombucha, dengan koloni bakteri dan ragi yang bernama SCOBY, merupakan sumber probiotik yang luar biasa. Probiotik ini bekerja seperti pasukan perang kecil yang memperkuat tentara di dalam usus kita. Dengan mengonsumsi kombucha secara teratur, memberikan dukungan maksimal untuk kesehatan usus, mengatasi gangguan pencernaan, dan menciptakan lingkungan yang ramah bagi bakteri baik.

4. Mencegah Penyakit Jantung

Kombucha telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Konsumsi kombucha dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Kandungan antioksidan juga dapat melindungi pembuluh darah dan memperkuat fungsi kardiovaskular.

5. Kaya akan Antioksidan

Tentu saja, tidak bisa dilewatkan bahwa kombucha, terutama yang berasal dari teh hijau, kaya akan antioksidan. Teh hijau telah lama dikenal sebagai pilihan sehat karena mengandung polifenol, seperti epigallocatechin gallate (EGCG), yang memiliki efek antioksidan kuat. Antioksidan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, melindungi sel-sel dari kerusakan dan berpotensi mengurangi risiko penyakit.

6. Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kombucha bukan hanya minuman penyegar, tetapi juga pelindung tubuh dari berbagai infeksi. Kemampuannya untuk membunuh mikroba berbahaya dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh membuatnya menjadi pilihan cerdas bagi mereka yang ingin tetap sehat.

7. Meningkatkan Kesehatan Usus

Mengonsumsi kombucha secara teratur dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan usus. Bakteri probiotik yang terkandung dalam minuman ini mirip dengan bakteri sehat yang ada di dalam usus kita. Probiotik membantu menjaga keseimbangan flora usus, mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya, dan meredakan berbagai gangguan pencernaan, termasuk sindrom iritasi usus besar.

Baca juga: 15 Manfaat Bawang Putih Tunggal untuk Kesehatan

8. Mengendalikan Peradangan

Peradangan kronis telah dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga penyakit autoimun. Kombucha dapat membantu mengendalikan peradangan dalam tubuh, terutama pada tingkat usus. Dengan mengurangi peradangan, tubuh menjadi lebih tahan terhadap penyakit dan kondisi kronis.

9. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Bagi penderita diabetes tipe 2, kombucha dapat menjadi teman sehat. Kombucha, terutama yang terbuat dari teh hijau, dapat membantu mengatur kadar gula darah dengan melambatkan pencernaan karbohidrat. Dengan begitu, minuman ini dapat menjadi bagian dari pendekatan holistik untuk manajemen diabetes.

10. Perlindungan terhadap Kanker

Penelitian menunjukkan bahwa kombucha dapat memberikan perlindungan terhadap perkembangan kanker. Antioksidan dalam kombucha membantu membersihkan tubuh dari radikal bebas, sementara senyawa dalam teh hijau yang digunakan untuk membuat kombucha telah terbukti memiliki efek antikanker. Meskipun penelitian masih terus dilakukan, potensi kombucha sebagai agen pencegahan kanker cukup menjanjikan.

11. Manajemen Berat Badan yang Sehat

Bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau hanya ingin menjaga berat badan ideal, kombucha dapat menjadi sekutu yang baik. Senyawa seperti EGCG dalam teh hijau dapat meningkatkan metabolisme tubuh, membantu membakar kalori lebih efisien. Selain itu, kombucha juga rendah kalori dan dapat menjadi pengganti minuman bersoda yang tinggi gula.

12. Meningkatkan Kesehatan Mental

Hubungan antara usus dan otak semakin diakui, dan kombucha dapat berkontribusi pada kesehatan mental yang baik. Probiotik dalam kombucha dapat memengaruhi produksi serotonin, hormon yang berperan dalam regulasi suasana hati. Dengan menjaga keseimbangan bakteri usus, kombucha dapat membantu meredakan gejala depresi dan kecemasan.

13. Kesehatan Tulang yang Optimal

Kandungan nutrisi dalam kombucha, termasuk kalsium dan magnesium, memberikan dukungan luar biasa untuk kesehatan tulang. Ini tidak hanya baik untuk pertumbuhan tulang pada anak-anak, tetapi juga membantu menjaga kepadatan tulang pada usia dewasa. Sebuah paket lengkap untuk kesehatan tulang yang optimal.

Baca juga: Nutrisi dan 13 Manfaat Kacang Almond untuk Kesehatan

14. Meningkatkan Energi dan Konsentrasi

Kombucha dapat menjadi sumber energi yang alami. Kombinasi antara kandungan nutrisi yang kaya dan efeknya pada metabolisme memberikan dorongan energi yang berkelanjutan. Selain itu, dapat meningkatkan konsentrasi, memastikan kita tetap fokus sepanjang hari.

Dalam setiap tetes kombucha, tersimpan keajaiban kesehatan yang mungkin belum kita sadari. Dari melindungi kesehatan usus hingga melawan risiko penyakit mematikan, kombucha telah membuktikan dirinya sebagai minuman yang lebih dari sekadar tren kesehatan. Selamat menikmati kombucha dan semoga artikel ini bermanfaat ya.

Referensi

  1. Biomedicine & Preventive Nutrition. (2023). Downregulation of signalling molecules involved in angiogenesis of prostate cancer cell line (PC-3) by kombucha (lyophilized). Diakses pada 2023.
  2. Healthline. (2023). 8 Fermented Foods and Drinks to Boost Digestion and Health. Diakses pada 2023.
  3. The Journal of Nutritional Biochemistry. (2023). Physiological effects of epigallocatechin-3-gallate (EGCG) on energy expenditure for prospective fat oxidation in humans: A systematic review and meta-analysis. Diakses pada 2023.
  4. Lehman, S. & Moore, M. (2022). Kombucha Nutrition Facts and Health Benefits. Verywell Fit.
  5. Byrne, C. (2021). Does Kombucha Have Any Health Benefits? Here’s What Nutritionists Say. Health.
  6. Petersen, et al. (2021). Kombucha-Induced Liver Injury. The American Journal of Gastroenterology, 116, pp. S1107.
  7. United States Department of Agriculture Agricultural Research Service (2019). 100% RAW KOMBUCHA.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.