Manfaat Kayu Secang
Gaya Hidup

14 Manfaat Kayu Secang untuk Kesehatan

Manfaat Kayu Secang – Memiliki nama ilmiah Caesalpinia sappan atau kayu secang, merupakan tanaman yang sudah dikenal dalam pengobatan tradisional sejak zaman dahulu. Biasanya, tanaman ini diolah menjadi minuman herbal yang dikenal dengan sebutan wedang uwuh. Caranya? Batang kayu secang diserut dan dijemur, kemudian diolah menjadi minuman yang nikmat.

Manfaat Kayu Secang untuk Kesehatan

Sumber Gambar: Freepik

Berikut ragam dari manfaat kayu secang yang sudah menjadi tradisi pengobatan di masayarakat Indonesia.

1. Meringankan Gejala Diare

Kayu secang telah lama digunakan sebagai ramuan herbal untuk meredakan gejala diare. Sifat antibakteri dalam kayu secang membantu memerangi bakteri penyebab diare. Konsumsi minuman herbal ini tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga mencegah dehidrasi dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

2. Mengontrol Gula Darah dalam Tubuh

Konsumsi air rebusan kayu secang dapat berkontribusi pada pengendalian gula darah. Dengan menjaga kadar gula darah yang seimbang, kita dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Manfaat ini menjadi krusial dalam era di mana penyakit metabolik semakin sering terjadi.

3. Mengatasi Peradangan pada Tubuh

Ekstrak kayu secang telah terbukti mampu mengurangi nyeri yang disebabkan oleh peradangan pada otot dan sendi. Dengan memasukkan kayu secang ke dalam pola hidup sehari-hari, kita dapat memberikan dukungan alami pada sistem peradangan tubuh kita.

4. Mengurangi Kolesterol

Penelitian telah menunjukkan bahwa kayu secang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol. Kolesterol tinggi adalah faktor risiko utama untuk penyakit jantung, dan dengan menggunakan kayu secang, kita dapat secara alami menyeimbangkan tingkat kolesterol dalam tubuh.

5. Membunuh Bakteri Penyebab Penyakit

Daya antibakteri kayu secang membuatnya menjadi senjata alami melawan berbagai infeksi bakteri. Dari Salmonella hingga Streptococcus, kayu secang membuktikan dirinya sebagai pemberantas bakteri yang efektif. Penggunaan minuman herbal ini dapat menjadi langkah preventif untuk menjaga tubuh dari serangan bakteri berbahaya seperti E. coli.

6. Membunuh Bakteri Penyebab Jerawat

Jerawat, musuh umum pada kulit, dapat diatasi dengan bantuan kayu secang. Bakteri penyebab jerawat, seperti Propionibacterium acnes, dapat diberangus oleh sifat antiinflamasi kayu secang. Selain diminum, penerapan eksternal dari air rebusan kayu secang juga dapat membantu merawat kulit wajah dan mengatasi masalah jerawat.

7. Menekan Pertumbuhan Sel Kanker

Keberadaan senyawa antikanker dan antioksidan dalam kayu secang memberikan harapan dalam menekan pertumbuhan sel kanker. Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, potensi kayu secang sebagai pendukung pencegahan kanker tidak boleh diabaikan. Dalam kombinasi dengan gaya hidup sehat, kayu secang dapat menjadi bagian dari strategi perlindungan tubuh terhadap risiko kanker.

8. Mencegah Kerusakan Sel dalam Tubuh

Antioksidan, seperti flavonoid, polifenol, dan brazilin, hadir dalam kayu secang untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan mencegah kerusakan sel, kayu secang membantu mengurangi risiko terjadinya penyakit serius, termasuk kanker dan diabetes tipe 2.

9. Menjaga Kesehatan Jantung

Kayu secang juga diakui dapat mendukung kesehatan jantung. Senyawa antioksidan dan kemampuannya untuk mengurangi peradangan dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap penyakit jantung. Integrasi kayu secang dalam pola makan sehat dapat menjadi langkah proaktif untuk menjaga kesehatan jantung kita.

10. Memelihara Kesehatan Kulit

Ekstrak kayu secang tidak hanya memberikan manfaat dari dalam, tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan kulit secara eksternal. Kandungan antibakteri dan antiinflamasi dapat membantu mengurangi masalah kulit seperti iritasi dan bengkak, memberikan kulit tampilan yang sehat dan bersinar.

11. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Senyawa imunomodulator dalam kayu secang memberikan dukungan tambahan pada sistem kekebalan tubuh. Dengan meningkatkan kekebalan tubuh, kita dapat lebih efektif melawan serangan infeksi dan menjaga kesehatan umum tubuh.

12. Mengatasi Radang Gusi

Sifat antiinflamasi kayu secang bukan hanya bermanfaat bagi kulit tetapi juga dapat membantu mengatasi masalah radang gusi. Berkumur dengan air rebusan kayu secang dapat menjadi metode alami untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi.

13. Mengurangi Gejala Menstruasi

Bagi wanita, kayu secang dapat bermanfaat dalam menghadapi gejala menstruasi. Kemampuannya untuk meredakan nyeri haid dan kram perut membuatnya menjadi opsi alami yang menarik bagi mereka yang mencari alternatif pengobatan.

14. Menjaga Kesehatan Tulang

Kaya akan mineral seperti kalsium dan magnesium, kayu secang dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Ini menjadi relevan terutama bagi mereka yang memasuki usia lanjut di mana masalah kepadatan tulang menjadi perhatian utama.

Baca juga: 11 Manfaat Kayu Bajakah untuk Kesehatan

Cara Terbaik Mengonsumsi Kayu Secang

Manfaat Kayu Secang
Sumber Gambar: Freepik

Meskipun manfaat kayu secang sangat menggoda, penting untuk mengonsumsinya dengan benar. Tanaman ini umumnya disajikan dalam bentuk minuman herbal, seperti wedang uwuh. Proses pengolahan batang kayu secang menjadi serutan dan pengeringan adalah langkah awal untuk mendapatkan kualitas terbaik.

Namun, perlu diingat, konsumsi kayu secang sebaiknya tidak bersamaan dengan obat-obatan lain. Interaksi obat dapat terjadi, dan untuk mencegahnya, konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum memasukkan kayu secang ke dalam rencana pengobatan.

Referensi

  1. Henan University. Effective Compounds From Caesalpinia sappan L. on the Tyrosinase In Vitro and In Vivo. Diakses pada 2023.
  2. Niu, Y., et al. (2020). Effective Compounds From Caesalpinia sappan L. on the Tyrosinase In Vitro and In Vivo. Natural Product Communications, doi: 10.1177/1934578X20920055.
  3. Research Gate. The analysis of reducing blood glucose levels of diabetics with diabetes mellitus by giving a secang wood stew (Caesalpinia sappan L.) to menopausal women in Makassar City. Diakses pada 2023.
  4. Meiyanto, E. & Larasati, A. (2019). The Chemopreventive Activity of Indonesia Medical Plants Targeting on Hallmarks of Cancer. Advanced Pharmaceutical Bulletin, 9(2), 219–230.
  5. Scientific Report. Color and molecular structure alterations of brazilein extracted from Caesalpinia sappan L. under different pH and heating conditions. Diakses pada 2023.
  6. Nutrisia, A. S., Dewi, I. K., & Rusita, Y. D. (2018). Pengembangan formula wedang secang sebagai minuman kemasan rendah kalori. Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 87–95.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.