Manfaat Alpukat
Gaya Hidup

14 Manfaat Buah Alpukat untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

Manfaat Buah Alpukat – Persea Americana, atau dikenal dengan nama buah alpukat, merupakan buah yang tumbuh di pohon alpukat. Pohon ini dapat mencapai ketinggian hingga 20 meter dan menghasilkan buah yang sering digunakan dalam berbagai hidangan. Buah ini pertama kali ditemukan di Meksiko dan Amerika Tengah oleh suku Aztec dan Inca. Sejak saat itu, alpukat menjadi buah yang populer di seluruh dunia dan termasuk dalam berbagai masakan dari berbagai budaya. Alpukat dikenal dengan rasa yang lezat, tekstur yang lembut, dan tentu saja, kandungan nutrisi yang melimpah.

Kandungan Nutrisi Buah Alpukat

Manfaat Alpukat untuk Kesehatan
Sumber Gambar: Freepik

Komposisi nutrisi dalam 201 gram (satu buah utuh) alpukat mengandung Kalori (322 kkal), Lemak sehat (33 gram), Protein (4 gram), Karbohidrat (17 gram), Serat (14 gram), Vitamin C (22% kebutuhan harian), Riboflavin (20% kebutuhan harian), Vitamin E (28% kebutuhan harian), Vitamin K (35% kebutuhan harian), Niacin (22% kebutuhan harian), Asam pantotenat (56% kebutuhan harian), Pyridoxine (30% kebutuhan harian), Folat (41% kebutuhan harian), Magnesium (14% kebutuhan harian), Kalium (21% kebutuhan harian), Tembaga (42% kebutuhan harian), dan Mangan (12% kebutuhan harian). Dengan komposisi nutrisi yang mengesankan ini, mari kita telaah manfaat alpukat yang menakjubkan.

Baca juga: 14 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan

Manfaat Buah Alpukat untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

Setiap gigitan alpukat tidak hanya menghadirkan kenikmatan rasa, tetapi juga memberikan manfaat langsung ke dalam tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat luar biasa yang didapatkan dengan menikmati buah Alpukat secara teratur:

1. Mencegah Penyakit Kanker

Hasil penelitian menunjukan bahwa alpukat dengan kandungan folat tinggi, dapat membantu mencegah munculnya kanker usus besar, lambung, pankreas, hingga serviks. Fitokimia dan karotenoid dalam alpukat juga memiliki sifat antikanker, menunjukkan potensi dalam pencegahan perkembangan kanker.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Alpukat, dengan kandungan mineral, protein, serat, lemak sehat, dan vitaminnya, membantu menjaga kesehatan jantung. Beberap studi mengungkapkan, konsumsi alpukat dapat menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik), mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah dan masalah jantung.

3. Membantu Menjaga Berat Badan

Kandungan serat dan karbohidrat pada alpukat membuatmu merasa kenyang lebih lama, sehingga membantu menjaga berat badan ideal. Berbeda dengan makanan ringan yang seringkali mengandung kalori kosong, alpukat memberikan kepuasan rasa kenyang tanpa menimbun kalori berlebih.

4. Mencegah Sembelit

Buah alpukat dapat mecegah sembelit dengan memberikan asupan serat yang cukup untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan. Untuk mengatasi masalah sembelit, cukup hadirkan alpukat dalam menu harian kita.

5. Mencegah Osteoporosis

Hasil penelitian terpublikasi mengungkapkan, kandungan vitamin K yang tinggi dalam alpukat mendukung penyerapan kalsium, menjaga kekuatan tulang, dan mengurangi risiko pengeroposan tulang, merupakan langkah preventif yang sangat penting terutama karena wanita cenderung lebih rentan terhadap osteoporosis.

6. Mengendalikan Tekanan Darah

Kandungan kalium dalam alpukat berperan penting dalam mengendalikan tekanan darah. Kalium membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, sehingga tekanan darah tetap dalam rentang normal, hal tersebut terbukti dari beberapa hasil studi. Dengan mengonsumsi alpukat secara teratur, dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan jantung lainnya.

7. Menjaga Kesehatan Mata

Alpukat bukan hanya lezat di lidah, tetapi juga menyehatkan mata. Beberap penelitian mengungkapkan, kandungan antioksidan seperti zeaxanthin dan lutein dalam alpukat dapat membantu mencegah masalah kesehatan mata pada usia senja. Dengan rutin mengonsumsi alpukat, dapat mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak.

8. Menjaga Kesehatan Mental

Folat, yang melimpah dalam alpukat, memiliki peran kunci dalam menjaga kesehatan mental. Kekurangan folat dapat meningkatkan risiko depresi karena folat membantu mencegah penumpukan homocysteine, zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak.

9. Mengoptimalkan Kesehatan Reproduksi Wanita

Kandungan vitamin E dalam alpukat mendukung kesehatan dinding rahim, sementara asam lemak tak jenuh membantu menjaga ovulasi tetap teratur. Ini adalah langkah proaktif untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita.

10. Menjaga Kesehatan Janin

Bagi ibu hamil, asupan folat yang cukup sangat penting untuk perkembangan janin yang sehat. Alpukat menjadi sumber folat yang luar biasa, membantu mencegah cacat tabung saraf pada janin, hal tersebut membuktikan bahwa alpukat dapat menjadi pilihan makanan yang bijaksana bagi ibu hamil.

11. Manfaat Alpukat untuk Kesehatan Kulit

Kulit yang sehat dan bersinar adalah dambaan setiap orang. Alpukat tidak hanya menguntungkan dari dalam, tetapi juga memberikan manfaat luar biasa untuk kesehatan kulit:

1. Mencegah Kerusakan Kulit

Antioksidan dalam alpukat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV. Jadi, bukan hanya krim tabir surya yang bisa melindungi kulitmu, alpukat pun dapat menjadi perisai alami yang ampuh.

2. Elastisitas Kulit yang Maksimal

Lemak tak jenuh tunggal dalam buah ini membantu meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi kemungkinan munculnya kerutan. Dengan alpukat, kulit akan tetap terjaga kelembapannya dan tampak lebih muda dari usia sebenarnya.

3. Perlawanan Terhadap Jerawat

Minyak alpukat memiliki sifat antimikroba yang efektif meredakan peradangan pada kulit berjerawat. Jadi, jangan ragu untuk mencoba masker alpukat alami untuk kulit bebas jerawat dan tampak lebih bersinar.

4. Cegah Kulit Kering dengan Biotin

Biotin, atau dikenal sebagai vitamin H, merupakan salah satu nutrisi dalam alpukat yang dapat mencegah kulit kering. Dengan mengonsumsi alpukat secara teratur, kita memberikan nutrisi esensial untuk kulit yang lembut dan lembap.

Baca juga: 12 Manfaat Sirih Cina untuk Kesehatan

Cara Mengonsumsi Buah Alpukat

Meskipun alpukat memiliki sejuta manfaat, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak. Kandungan kalorinya yang cukup tinggi membuat konsumsi berlebihan dapat mengakibatkan asupan kalori yang berlebihan. Berikut adalah beberapa tips untuk mengonsumsi alpukat dengan bijak:

  • Konsumsi setengah buah alpukat utuh untuk membatasi asupan kalori.
  • Jika mengonsumsi sepertiga dari alpukat akan tetap mendapatkan manfaat nutrisi dengan lebih sedikit kalori.
  • Mengiris alpukat tipis-tipis juga dapat membantu mengurangi jumlah kalori yang masuk ke tubuh.

Selain dimakan langsung, alpukat juga dapat dinikmati dalam bentuk jus. Jus alpukat mengandung berbagai nutrisi penting seperti lemak, karbohidrat, protein, vitamin C, vitamin B, magnesium, dan kalium. Namun, perlu diingat bahwa penambahan gula atau bahan tambahan lain dalam jus alpukat dapat memengaruhi nilai gizinya. Jadi, sebisa mungkin, nikmatilah jus alpukat secara alami tanpa tambahan pemanis buatan.

Alpukat memang buah ajaib yang patut diintegrasikan dalam pola makan sehari-hari, jangan ragu untuk menikmati kelezatan dan manfaat buah alpukat sekaligus!

Referensi

  1. Medical News Today. (2023). Why is Avocado Good for You?
  2. Everyday Health. (2023). Avocados 101: Nutrition Facts, Health Benefits, Weight Loss, and More.
  3. Nutrients. (2023). The Role of Avocados in Maternal Diets during the Periconceptional Period, Pregnancy, and Lactation.
  4. White, J. (2021). Verywell Fit. Homemade Avocado Baby Food Recipe.
  5. Slotkin, E. (2021). Verywell Health. Foods You Should Be Eating to Boost HDL and Lower LDL Cholesterol.
  6. Kubala, J. (2020). Healthline. 7 Benefits of Eating Avocado During Pregnancy.
  7. Gunnars, K. (2018). Healthline. 12 Proven Health Benefits of Avocado.
  8. Link, R. (2020). Healthline. 15 Healthy Foods that Help You Poop.
  9. Wang, L., et al. (2020). A Moderate-Fat Diet with One Avocado per Day Increases Plasma Antioxidants and Decreases the Oxidation of Small, Dense LDL in Adults with Overweight and Obesity: A Randomized Controlled Trial. The Journal of Nutrition, 150(2), 276-284.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.