Cara Mengurangi Sampah Plastik
Lingkungan

11 Cara Mengurangi Sampah Plastik secara Konkret

Tak dapat disangkal, isu tentang sampah plastik adalah salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi dalam era modern ini. Hampir di setiap aspek kehidupan kita, plastik telah merasuki rutinitas sehari-hari, dan dampaknya terhadap lingkungan semakin memprihatinkan. Data terbaru menunjukkan bahwa limbah plastik di Indonesia mencapai 66 juta ton per tahun, sebuah angka yang sungguh mengkhawatirkan.

Tidak hanya itu, apa yang membuat masalah ini semakin sulit diatasi adalah sifat plastik itu sendiri. Plastik adalah material yang ringan, kuat, dan serbaguna. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam banyak aplikasi, mulai dari kemasan makanan hingga peralatan rumah tangga. Namun, di balik kemudahan penggunaannya, plastik memiliki sifat yang sulit terurai. Beberapa jenis plastik bahkan bisa memakan waktu ratusan tahun untuk terurai sepenuhnya.

Kurangnya kesadaran tentang dampak negatif sampah plastik adalah ironi yang cukup mengejutkan. Sampah plastik telah mencemari lingkungan kita, mulai dari air, tanah, hingga udara. Namun, apa yang sering kali terlupakan adalah dampak plastik pada kesehatan manusia. Plastik mengandung senyawa kimia berbahaya yang, jika terpapar secara berlebihan, dapat menimbulkan masalah kesehatan serius.

Kita tidak bisa lagi mengabaikan masalah ini. Sudah saatnya kita semua bertindak untuk mengurangi penggunaan plastik dan membantu melestarikan bumi kita. Tetapi pertanyaannya adalah bagaimana? Bagaimana cara kita, sebagai individu, berkontribusi dalam mengatasi masalah besar ini?

Mengapa Sampah Plastik Menjadi Masalah Serius

Cara Mengurangi Sampah Plastik
Sumber Gambar: Freepik

Sebelum kita masuk lebih dalam ke dalam strategi mengurangi sampah plastik, penting untuk memahami mengapa plastik telah menjadi masalah serius bagi lingkungan dan kesehatan kita.

Dampak Lingkungan Sampah Plastik

Berikut dampak yang akan timbul terhadap lingkungan akibat dari sampah plastik:

Pencemaran Laut

Salah satu dampak paling mencolok dari sampah plastik adalah pencemaran laut. Setiap tahun, jutaan ton sampah plastik memasuki laut dan mengancam ekosistem laut yang rapuh. Plastik yang masuk ke laut dapat membahayakan hewan laut, seperti penyu, ikan, dan burung laut, yang sering kali memakan plastik atau terjebak di dalamnya.

Kerusakan Lingkungan Terestrial

Sampah plastik tidak hanya mengotori laut, tetapi juga mencemari lingkungan terestrial. Sampah plastik yang dibuang secara sembarangan di daratan dapat merusak ekosistem alami, mengganggu aliran air, dan meracuni tanah.

Pengaruh pada Kualitas Udara

Proses pembuatan plastik, terutama pembakaran sampah plastik, dapat menghasilkan polusi udara yang merugikan kualitas udara dan kesehatan manusia.

Perubahan Iklim

Produksi plastik juga berkontribusi pada perubahan iklim. Proses pembuatan plastik menggunakan bahan bakar fosil, yang melepaskan gas rumah kaca ke atmosfer. Selain itu, saat plastik terurai, ia melepaskan gas beracun yang dapat mempercepat perubahan iklim.

Baca juga: Sampah Organik: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Dampak Kesehatan Manusia Sampah Plastik

Selain berdampak terhadap lingkungan, sampah plastik juga membawa dampak negatif terhadap manusai.

Paparan Senyawa Berbahaya

Plastik mengandung berbagai senyawa kimia berbahaya, seperti bisphenol-A (BPA) dan ftalat, yang dapat bocor ke makanan dan minuman yang dikemas dalam plastik. Paparan berulang terhadap senyawa-senyawa ini dapat memiliki efek negatif pada kesehatan manusia, termasuk masalah hormonal, gangguan perkembangan, dan risiko penyakit.

Mikroplastik dalam Makanan dan Minuman

Sampah plastik yang terurai menjadi partikel mikroplastik dapat ditemukan dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi. Ini adalah masalah yang berkembang, karena mikroplastik dapat memasuki rantai makanan dan berakhir di piring kita.

Potensi Kanker

Beberapa senyawa kimia dalam plastik telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker. Paparan jangka panjang terhadap senyawa-senyawa ini dapat meningkatkan risiko penyakit serius.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang mengapa sampah plastik menjadi masalah serius, kita dapat beralih ke cara-cara konkret untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Pengelolaan Limbah B3 dan Metode Penanganannya

Cara Mengurangi Sampah Plastik

Cara Mengurangi Sampah Plastik
Sumber Gambar: Freepik

Mengambil langkah-langkah ini berarti kita juga turut menjaga keberlanjutan bumi yang kita cintai. Tetapi bagaimana caranya?

Membawa Kantong Belanja

Meskipun kantong plastik memang praktis, faktanya, penggunaannya adalah penyebab sampah yang terus menumpuk di bumi tanpa terkendali. Membawa kantong belanja pribadi saat berbelanja atau bepergian adalah langkah paling sederhana untuk berperan dalam mengurangi sampah pribadi kita.

Hindari Permen Karet

Permen karet tidak mudah terurai dan dapat membahayakan hewan jika tertelan. Mengurangi konsumsi permen karet membantu mengurangi limbah plastik dan potensi bahaya bagi hewan.

Membawa Botol Minum atau Tumbler

Ketika kita haus, yang kita butuhkan tentunya adalah air minum. Namun, untuk memenuhi kebutuhan ini, kita tidak harus membeli air kemasan. Lebih baik kita menyiapkan air minum dari rumah dengan membawa botol minum atau tumbler. Selain mendukung kesadaran lingkungan, membawa botol minum pribadi juga dapat menghemat uang kita.

Manfaatkan Botol Plastik sebagai Pot Tanaman

Botol plastik bekas dapat digunakan sebagai pot tanaman. Ini membantu mengurangi limbah plastik dan membuat rumah dan lingkungan lebih hijau.

Menghindari Penggunaan Sedotan Plastik

Walaupun sedotan plastik tampak sepele, namun bayangkan jika ribuan orang berpikir serupa? Dampaknya terhadap lingkungan tentu akan signifikan. Oleh karena itu, saat ini adalah saat yang tepat untuk beralih dari sedotan plastik ke sedotan bambu atau kertas yang lebih ramah lingkungan.

Membeli Produk dalam Kemasan Besar

Mengganti produk berukuran kecil dengan produk berukuran besar dapat mengurangi plastik pembungkus. Jika Anda biasanya membeli deterjen kecil setiap dua bulan, pertimbangkan untuk menggunakan deterjen berukuran besar dengan masa pakai yang lebih lama.

Baca juga: Perusahaan Big Data dan Berhasil Dalam Penerapannya

Menghindari Pembelian Makanan dan Minuman dalam Kemasan Plastik

Usahakan untuk tidak membeli produk dalam kemasan sachet, melainkan pilihlah produk dengan kemasan yang lebih besar untuk mengurangi sampah plastik. Jika memungkinkan, prioritaskan produk yang dikemas dalam botol kaca atau daun, yang lebih berkelanjutan.

Mendaur Ulang Sampah Plastik

Tidak semua jenis plastik dapat didaur ulang, tetapi beberapa barang, seperti botol minuman dan pot tanaman, dapat diolah kembali. Kreatifitas kita dapat diterapkan dengan mengubah sampah plastik menjadi hiasan atau barang lain yang dapat berguna di dalam rumah kita.

Ubah Botol Plastik Bekas Menjadi Tempat Alat Tulis

Potong botol plastik bekas menjadi dua bagian dan Anda akan mendapatkan tempat alat tulis yang bermanfaat. Dengan ini, Anda mengurangi plastik yang dibuang.

Membatasi Penggunaan Microbeads

Hindari produk kecantikan yang mengandung mikroplastik (microbeads). Mikroplastik adalah partikel kecil yang terbuat dari plastik dan dapat mencemari lingkungan. Menggunakan produk tanpa mikroplastik membantu mengurangi plastik di lingkungan.

Ubah Botol Plastik Besar Menjadi Celengan

Botol plastik besar dapat diubah menjadi celengan yang dapat digunakan berulang kali. Ini membantu mengurangi sampah plastik dan mengajarkan konsep menabung.

Demikianlah penjelasan terkait cara mengurangi sampah plastik secara konkret dikehidupan sehari-hari, semoga ini bisa menjadi manfaat buat kita ya bersama dalam menjaga bumi tercinta demi masa depan anak cucu kelak.

Referensi

  1. https://dlhd.jambiprov.go.id/
  2. https://dlh.semarangkota.go.id
  3. https://www.menlhk.go.id
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.