Buah Kelengkeng
Gaya Hidup

Buah Kelengkeng: Kaya Akan Keajaiban Kesehatan

Buah kelengkeng, atau dikenal sebagai lengkeng dalam Bahasa Indonesia, adalah anggota keluarga Sapindaceae dan berasal dari daratan Asia Tenggara. Terdapat beberapa varietas kelengkeng, termasuk Dimocarpus longan, dengan setiap varietas memiliki ciri khasnya sendiri.

Pohon kelengkeng bisa mencapai ketinggian luar biasa, mencapai 30 hingga 40 meter dengan diameter mencapai 80 cm. Daunnya majemuk dan berbulu rapat, sementara buahnya berbentuk bulat dengan warna cokelat kekuningan yang menggiurkan.

Perbungaan kelengkeng biasanya terletak di ujung ranting, membentuk payung menggarpu yang memikat. Buahnya bulat, licin, dan memiliki daging putih yang tipis. Meski tampak sederhana, buah ini menyimpan kekayaan nutrisi yang luar biasa!

Kandungan Gizi Buah Kelengkeng

Untuk memahami betapa luar biasanya buah kelengkeng, kita perlu menggali lebih dalam ke dalam kandungan gizinya yang melimpah. Mari kita lihat apa yang terdapat dalam 100 gram buah kelengkeng:

Komposisi Nutrisi

  • Air: 82.75 g
  • Energi: 60 kkal
  • Protein: 1.31 g
  • Lemak: 0.1 g
  • Karbohidrat: 15.14 g
  • Serat: 1.1 g

Mineral Penting

  • Kalsium: 1 mg
  • Zat besi: 0.13 mg
  • Magnesium: 10 mg
  • Fosfor: 21 mg
  • Kalium: 266 mg
  • Seng: 0.05 mg
  • Tembaga: 0.169 mg
  • Mangan: 0.052 mg

Vitamin

  • Asam askorbat (Vitamin C): 84 mg
  • Thiamin (Vitamin B1): 0.031 mg
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0.14 mg
  • Niasin (Vitamin B3): 0.3 mg

Manfaat Ajaib Buah Kelengkeng

Ternyata, buah kelengkeng bukan hanya lezat, tetapi juga merupakan paket keajaiban kesehatan. Mari kita eksplorasi manfaat-manfaat ajaib yang bisa kita dapatkan dengan menikmati buah ini:

1. Melawan Radikal Bebas

Buah kelengkeng mengandung antioksidan seperti asam galat dan asam elagat yang efektif melawan radikal bebas dalam tubuh. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa ekstrak kelengkeng dapat mengurangi peradangan akibat radikal bebas.

2. Memperkuat Tulang

Kalsium, fosfor, dan zat besi dalam buah kelengkeng berperan penting dalam mempertahankan kekuatan dan kesehatan tulang. Penelitian juga menunjukkan bahwa fosfor dapat meningkatkan kepadatan tulang secara signifikan, membantu mencegah masalah tulang seperti osteoporosis.

3. Meningkatkan Kesehatan Otak

Buah kelengkeng diduga memiliki kemampuan melindungi otak dari kerusakan dan dapat membantu mencegah penyakit seperti Parkinson. Polisakarida dalam buah ini bahkan dapat mengurangi kerusakan otak pada penderita stroke dan meningkatkan enzim antioksidan otak.

4. Menurunkan Berat Badan

Dengan kandungan kalori yang rendah dan serat yang tinggi, buah kelengkeng dapat menjadi sekutu sempurna dalam perjalanan menurunkan berat badan. Ekstrak buah kelengkeng juga dapat membantu mengurangi kenaikan berat badan secara menyeluruh, sesuai dengan penelitian pada hewan.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Vitamin C yang kaya dalam buah kelengkeng dapat membantu menjaga elastisitas pembuluh darah arteri, yang merupakan faktor kunci dalam kesehatan jantung. Meskipun potensi manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia, namun buah ini menjanjikan untuk menjadi teman baik jantung Anda.

6. Mencegah Penuaan Dini pada Kulit

Antioksidan dalam kelengkeng tidak hanya melawan radikal bebas dalam tubuh, tetapi juga memberikan manfaat khusus untuk kulit. Kandungan vitamin B dan C, bersama dengan antioksidan lainnya, membantu mengurangi kerutan, bintik hitam, dan bekas jerawat pada wajah. Efek antipenuaan ini membuat kelengkeng menjadi teman terbaik untuk kulit muda dan sehat.

7. Mengatasi Insomnia

Buah kelengkeng kering telah ditemukan memiliki efek menenangkan pikiran, membantu meningkatkan kualitas tidur. Meski belum sepenuhnya dipahami apakah efek ini berlaku pada manusia, namun bukti awal menunjukkan potensi untuk meraih tidur yang lebih nyenyak dengan sentuhan kelengkeng.

Baca juga: 20 Manfaat Brokoli Putih yang Luar Biasa untuk Kesehatan

Jenis-Jenis Buah Kelengkeng

Ada beberapa jenis kelengkeng yang perlu kita kenal. Setiap jenis memiliki karakteristik uniknya sendiri, memberikan pilihan dan variasi yang menarik bagi para penikmat buah ini.

1. Kelengkeng Diamond River

Dengan pemeliharaan yang cermat dan tepat, kelengkeng diamond river dapat diambil hasilnya setelah mencapai usia satu hingga dua tahun. Buah kelengkeng ini memiliki dimensi sedang dengan daging yang agak berair ketika dikupas. Di samping itu, pohon kelengkeng diamond river dikenal memiliki tajuk yang lebat, menjadikannya pilihan yang cocok untuk ditanam di halaman rumah sebagai sumber teduh yang baik.

2. Kelengkeng Pingpong

Sesuai dengan namanya, varietas kelengkeng pingpong memiliki dimensi buah yang sangat besar dan mirip dengan bola tenis meja. Ukuran buah kelengkeng pingpong ini dapat dikategorikan sebagai yang paling besar di antara jenis kelengkeng lainnya.

Selain dimensinya yang besar, buah kelengkeng pingpong juga ditandai dengan daging yang tebal, memberikan rasa manis yang lezat dan aroma yang harum. Tanaman kelengkeng pingpong termasuk dalam kategori kelengkeng yang memiliki tingkat adaptasi yang tinggi dan cenderung berbuah dengan cepat.

Keunggulan lainnya adalah kemampuan mereka untuk menghasilkan kelengkeng yang manis sepanjang tahun tanpa dipengaruhi oleh perubahan musim. Dengan semua kelebihan ini, tanaman kelengkeng pingpong sangat dianjurkan untuk ditanam di halaman rumah Anda.

3. Kelengkeng Merah

Kelengkeng ruban longan, atau sering dikenal sebagai kelengkeng merah, adalah variasi buah kelengkeng yang menarik dan jarang ditemui. Kontras dengan sebagian besar kelengkeng lainnya, buah ini memiliki warna merah yang indah.

Uniknya, hampir seluruh bagian tanaman, tidak hanya buahnya, juga memiliki warna merah yang mencolok. Hal ini memberikan kesan eksotis dan menarik pada penampilan tanaman kelengkeng merah ini.

4. Kelengkeng Matalada

Salah satu varietas buah kelengkeng yang dikenal sebagai kelengkeng matalada atau sering disebut kelengkeng hawae menonjol sebagai jenis kelengkeng yang berbeda. Tidak seperti kebanyakan jenis kelengkeng, buah ini lebih sesuai untuk pertumbuhan di dataran rendah.

Ketika ditanam, kelengkeng matalada memiliki waktu panen yang relatif singkat, kurang dari satu tahun. Pada saat panen, buah yang sudah matang memiliki diameter antara dua hingga tiga cm dan biji buah yang berukuran kecil.

Dalam hal daging buahnya, kelengkeng matalada memiliki ketebalan yang mencolok, dengan tekstur yang renyah dan cita rasa yang manis.

5. Kelengkeng Aroma Durian

Dikenal juga sebagai kelengkeng mata naga, jenis kelengkeng ini menawarkan beberapa keunggulan, seperti aroma buah yang wangi dan rasa yang menyerupai durian. Tidak hanya itu, kelebihan lain dari buah ini adalah kemudahan perawatannya dan kemampuannya untuk berbuah sepanjang tahun.

Kombinasi ini menjadikan kelengkeng aroma durian sebagai opsi yang ideal bagi mereka yang berminat menanamnya di halaman rumah.

6. Kelengkeng New Kristal

Kelengkeng new kristal adalah jenis buah yang memiliki keunikannya, yaitu daya tahan terhadap paparan sinar matahari dan hujan, menjadikannya pilihan yang sering dipilih oleh petani untuk kegiatan usaha buah. Kelebihan lain dari kelengkeng new kristal adalah rasa daging buah yang manis, dengan tekstur agak tebal dan kenyal.

7. Kelengkeng Puangray

Kelengkeng puangray, sejenis kelengkeng unggulan asal Thailand, juga menonjol dengan rasa manisnya dan ukuran yang cukup besar. Buah ini tidak hanya memiliki cita rasa yang manis tetapi juga memiliki daya tahan yang baik terhadap penyakit, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang ingin menanam kelengkeng dengan perawatan yang lebih sederhana.

8. Kelengkeng Itoh

Sementara itu, kelengkeng itoh, juga berasal dari Thailand, menonjol dengan daya tahannya yang tinggi dan kemampuannya untuk disimpan dalam jangka waktu yang lama. Dengan daging buah yang tebal, tekstur lembut, dan biji yang kecil, kelengkeng itoh menghasilkan buah yang memuaskan dan tahan lama.

9. Kelengkeng Kinglong

Kelengkeng kinglong, yang mulai dikenal di Indonesia sejak tahun 2000, menarik perhatian dengan ukurannya yang besar tetapi bijinya yang kecil. Daging buahnya yang tebal dan manis membuatnya populer, dan produksi buah yang tinggi dalam sekali panen membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi para penanam buah.

Baca juga: Kandungan Nutrisi dan 10 Manfaat Buah Bidara bagi Kesehatan

Kegunaan Luar Biasa Lainnya

Selain menjadi camilan lezat, kelengkeng juga memiliki kegunaan lain yang patut dicatat:

1. Kegunaan Kuliner

Kelengkeng tidak hanya dinikmati segar, tetapi juga dikalengkan dalam sari buahnya di beberapa negara Asia. Proses pengeringan juga umum dilakukan, menciptakan bahan tambahan untuk minuman penyegar yang lezat.

2. Kegunaan Tradisional

Biji, buah, daun, dan bunga kelengkeng memiliki peran dalam pengobatan tradisional, khususnya dalam ramuan Tiongkok. Kandungan quercetin dan quercitrin dalam daunnya menambah dimensi baru dalam penggunaan medis buah kelengkeng.

3. Kayu Kelengkeng untuk Konstruksi

Tidak hanya buahnya yang berharga, tetapi kayu kelengkeng juga digunakan untuk konstruksi ringan dalam rumah dan bahan perkakas. Keberlanjutan dan kepraktisan kayu ini memberikan nilai tambah bagi tanaman kelengkeng.

Dari kandungan gizi yang melimpah hingga manfaat kesehatan yang luar biasa, buah kelengkeng tidak hanya sekadar buah. Ia adalah paket kebaikan yang menggoda dan menawarkan banyak keajaiban untuk kesehatan dan kebahagiaan kita. Jadi, mari nikmati kelezatan dan manfaat ajaib dari buah kelengkeng, si kecil yang penuh kebaikan!

Referensi

  1. Lee, A. W., & Cho, S. S. (2015). Association between phosphorus intake and bone health in the NHANES population. Nutrition journal, 14, 28. https://doi.org/10.1186/s12937-015-0017-0
  2. Ganceviciene, R., Liakou, A. I., Theodoridis, A., Makrantonaki, E., & Zouboulis, C. C. (2012). Skin anti-aging strategies. Dermato-endocrinology, 4(3), 308–319. https://doi.org/10.4161/derm.22804
  3. Lin, A. M., Wu, L. Y., Hung, K. C., Huang, H. J., Lei, Y. P., Lu, W. C., & Hwang, L. S. (2012). Neuroprotective effects of longan ( Dimocarpus longan Lour.) flower water extract on MPP+-induced neurotoxicity in rat brain. Journal of agricultural and food chemistry, 60(36), 9188–9194. https://doi.org/10.1021/jf302792t
  4. Takeda, E., Yamamoto, H., Yamanaka-Okumura, H., & Taketani, Y. (2012). Dietary phosphorus in bone health and quality of life. Nutrition reviews, 70(6), 311–321. https://doi.org/10.1111/j.1753-4887.2012.00473.x
  5. Chen, J., Chen, X., & Qin, J. (2011). Effects of polysaccharides of the Euphoria Longan (Lour.) Steud on focal cerebral ischemia/reperfusion injury and its underlying mechanism. Brain injury, 25(3), 292–299. https://doi.org/10.3109/02699052.2010.546824
  6. https://id.wikipedia.org/wiki/Lengkeng
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.