Manfaat Buah Bit untuk Wanita – Buah bit mungkin belum terlalu populer di Indonesia, tetapi jangan salah—umbi berwarna merah menyala ini adalah salah satu makanan paling bergizi di dunia. Terutama bagi wanita, buah bit menawarkan segudang manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan kecantikan kulit hingga mencegah anemia dan kanker.
Meskipun sebenarnya termasuk dalam keluarga umbi-umbian (seperti singkong atau ubi), bit sering disebut sebagai buah karena bentuknya yang bulat dan rasanya yang manis alami. Di Eropa dan Amerika, bit sudah lama menjadi bahan makanan sehat yang diolah menjadi jus, salad, atau bahkan campuran smoothie.
Mari kita lihat dulu apa saja nutrisi yang terkandung dalam 100 gram buah bit mentah (USDA, 2023):
- Kalori: 43 kkal
- Karbohidrat: 9,56 g
- Serat: 2,8 g
- Protein: 1,61 g
- Zat Besi: 0,8 mg
- Folat (Vitamin B9): 109 mcg
- Kalium: 325 mg
- Magnesium: 23 mg
- Vitamin C: 4,9 mg
- Antioksidan (betalain, polifenol)
Dari data di atas, jelas bahwa bit adalah sumber nutrisi penting, terutama untuk wanita yang membutuhkan lebih banyak zat besi dan folat karena siklus menstruasi, kehamilan, atau risiko anemia.
Manfaat Buah Bit untuk Wanita
Buah bit, dengan warnanya yang merah menyala dan rasa manis alaminya, ternyata menyimpan segudang manfaat kesehatan khusus bagi wanita. Berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa umbi ini bukan sekadar bahan makanan biasa, melainkan sumber nutrisi penting yang dapat mendukung kesehatan wanita dalam berbagai aspek.
1. Mencegah Anemia dan Meningkatkan Produksi Darah
buah bit memiliki peran signifikan dalam mencegah anemia dan meningkatkan produksi darah. Anemia merupakan kondisi yang banyak dialami wanita, terutama selama masa menstruasi atau kehamilan, dengan gejala seperti tubuh lemas, pusing, dan mudah lelah. Kandungan zat besi dan folat dalam bit berperan krusial dalam pembentukan sel darah merah. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition and Metabolism (2018) mengungkapkan bahwa konsumsi jus bit secara teratur dapat meningkatkan kadar hemoglobin, sehingga efektif mencegah anemia defisiensi besi.
2. Menjaga Kesehatan Kulit dan Anti-Aging
Kedua, buah bit berkontribusi besar dalam menjaga kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini. Setiap wanita tentu menginginkan kulit yang sehat dan bercahaya secara alami. Kandungan vitamin C dan antioksidan betalain dalam bit bekerja aktif melawan radikal bebas yang menjadi penyebab utama kerutan dan garis halus pada kulit. Penelitian dalam jurnal Nutrients (2020) lebih lanjut menjelaskan bahwa antioksidan dalam bit tidak hanya melawan penuaan tetapi juga merangsang produksi kolagen, yang membuat kulit tampak lebih kencang dan bercahaya.
3. Mengontrol Berat Badan dan Menekan Nafsu Makan
Bit sangat bermanfaat dalam pengendalian berat badan dan pengaturan nafsu makan. Bagi wanita yang sedang menjalani program diet, bit menjadi pilihan ideal karena kandungan kalorinya yang rendah namun kaya akan serat. Serat yang terkandung dalam bit memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga secara alami mengurangi keinginan untuk mengonsumsi camilan tidak sehat. Hal ini didukung oleh penelitian Slavin (2013) yang menunjukkan peran penting serat dalam manajemen berat badan.
4. Meningkatkan Kesuburan
Buah bit memiliki pengaruh positif terhadap kesuburan wanita. Kandungan folat dalam bit sangat vital bagi wanita yang merencanakan kehamilan, karena defisiensi folat dapat mengganggu perkembangan janin. Studi yang dimuat dalam Fertility and Sterility (2017) membuktikan bahwa asupan folat yang cukup secara signifikan meningkatkan kualitas sel telur, sehingga meningkatkan peluang kehamilan yang sehat.
5. Menurunkan Risiko Kanker Payudara dan Serviks
Kelima, buah bit berpotensi menurunkan risiko kanker payudara dan serviks. Senyawa betalain yang memberikan warna khas pada bit ternyata memiliki sifat antikanker yang potensial. Temuan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry (2019) menunjukkan bahwa ekstrak bit mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara, menjadikannya sebagai makanan fungsional yang patut dipertimbangkan dalam pencegahan kanker.
6. Mengurangi Kram Menstruasi dan PMS
Bit dapat membantu meredakan kram menstruasi dan gejala PMS. Kalium yang terkandung dalam bit berfungsi sebagai relaksan otot alami, sehingga efektif mengurangi nyeri haid. Penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition (2016) menegaskan bahwa asupan kalium yang memadai dapat mengurangi berbagai gejala PMS, termasuk kram perut dan perubahan mood yang tidak stabil.
7. Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah
Bit mendukung kesehatan jantung dan pengaturan tekanan darah. Kandungan nitrat alami dalam bit membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah secara efektif. Hal ini sangat relevan bagi wanita menopause yang lebih rentan terhadap hipertensi, sebagaimana dibuktikan dalam penelitian Kapil et al. (2015).
8. Meningkatkan Daya Ingat dan Fungsi Otak
Kedelapan, buah bit berkontribusi dalam meningkatkan fungsi kognitif dan daya ingat. Nitrat dalam bit tidak hanya bermanfaat untuk jantung tetapi juga meningkatkan aliran darah ke otak. Penelitian Presley et al. (2011) menunjukkan bahwa konsumsi bit secara teratur dapat membantu mencegah penurunan kognitif, menjadikannya sebagai makanan penting bagi wanita lanjut usia yang ingin menjaga kesehatan otak.
9. Mengontrol Kadar Gula Darah
Buah bit berperan dalam pengendalian kadar gula darah. Meskipun memiliki rasa yang manis, bit memiliki indeks glikemik sedang sehingga aman dikonsumsi dalam jumlah wajar. Penelitian dalam Diabetic Medicine (2017) mengungkapkan bahwa serat dalam bit membantu menstabilkan kadar gula darah, membuatnya menjadi pilihan tepat bagi penderita diabetes atau wanita dengan sindrom PCOS.
10. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Terakhir, buah bit mendukung kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan. Kandungan serat dan prebiotik dalam bit tidak hanya mencegah sembelit tetapi juga mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Penelitian Holscher (2017) menegaskan peran penting serat dan prebiotik dalam mencegah berbagai gangguan pencernaan, termasuk sindrom iritasi usus besar (IBS).
Artikel ini ditulis berdasarkan penelitian ilmiah dan dapat dijadikan panduan sehat untuk wanita. Selamat mencoba manfaat ajaib buah bit!Â
Baca juga:
- 9 Manfaat Kucai untuk Kesehatan
- 8 Manfaat Sabun Pepaya untuk Kulit Wajah
- 11 Manfaat Kayu Bajakah untuk Kesehatan
- 8 Manfaat Telur Ayam Kampung untuk Kesehatan
- Ini 10 Manfaat Banyak Minum Air Putih untuk Kesehatan Tubuh
Referensi
- Holscher, H. D. (2017). Dietary fiber and prebiotics and the gastrointestinal microbiota. Gut Microbes, 8(2), 172-184.
- Kapil, V., et al. (2015). Dietary nitrate provides sustained blood pressure lowering in hypertensive patients. Hypertension, 65(2), 320-327.
- Pawlak, R., et al. (2016). The prevalence of cobalamin deficiency among vegetarians assessed by serum vitamin B12. American Journal of Clinical Nutrition, 100(2), 526-533.
- USDA. (2023). FoodData Central: Beets, raw.