Manfaat Kecombrang
Gaya Hidup

10 Manfaat Kecombrang untuk Kesehatan

Manfaat Kecombrang – Kecombrang, atau yang memiliki nama ilmiah Etlingera elatior, merupakan anggota keluarga Zingiberaceae yang juga melibatkan tanaman jahe-jahean yang sudah tak asing lagi di dapur kita. Tapi, kecombrang memiliki daya tariknya sendiri dengan bunga yang cantik dan aroma yang eksotis.

Dalam 100 gram atau sekitar satu bunga kecombrang, terdapat 34 kalori dan berbagai nutrisi penting seperti karbohidrat, serat, protein, lemak, kalium, sodium, kalsium, zat besi, vitamin B, vitamin C, flavonoid, dan senyawa antioksidan lainnya. Mungkin terlihat kecil, tapi manfaatnya begitu besar!

Manfaat Kecombrang untuk Kesehatan

Manfaat Kecombrang
Sumber Gambar: Freepik

Berikut ragam manfaat kecombrang untuk kesehatan tubuh kita

1. Antikanker

Meskipun ukurannya kecil, kecombrang ternyata punya potensi besar dalam mencegah kanker. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa senyawa alami dalam kecombrang bersifat antikanker, mampu melawan dan menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Meski masih perlu penelitian lebih lanjut pada manusia, tapi ini bukti bahwa kecombrang punya potensi besar dalam menjaga kesehatan.

2. Meredakan Panas Dalam

Pemakaian kecombrang sebagai obat panas dalam sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Dan tahukah kamu, ini bukan cuma mitos belaka. Senyawa antiradang di dalamnya benar-benar bisa meredakan sakit tenggorokan, salah satu gejala panas dalam.

3. Mencegah Peradangan

Senyawa alami terpenoid dan flavonoid dalam kecombrang bukan hanya sekadar nama yang sulit diucapkan. Kedua senyawa ini memiliki kemampuan menghambat kerja enzim pemicu peradangan. Jadi, selain memberikan cita rasa unik pada masakan, kecombrang juga dapat mencegah penyakit akibat peradangan seperti penyakit Alzheimer dan radang sendi.

4. Mencegah Penyakit Kronis

Senyawa flavonoid dan fenolik yang melimpah dalam kecombrang dapat membantu mencegah berbagai penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, hipertensi, dan penyakit neurodegeneratif. Bukti bahwa kecombrang bukan hanya penambah rasa, tapi juga penjaga kesehatan jangka panjang.

5. Mengontrol Produksi Asam Urat

Untuk pecinta makanan tinggi purin yang bisa meningkatkan produksi asam urat, kecombrang mungkin menjadi penyelamat. Dengan kandungan senyawa alami seperti flavonoid, polifenol, dan saponin, kecombrang dapat membantu mengontrol produksi asam urat berlebih.

6. Kontrol Kadar Gula Darah

Senyawa antihiperglikemik dalam kecombrang dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dengan memperlambat penyerapan karbohidrat dan gula di usus.

7. Mengobati Luka dengan Cepat

Selain sifat antioksidan dan anti-inflamasi, kecombrang juga mengandung antimikroba yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Sebuah alternatif alami yang efektif untuk merawat luka tanpa perlu bantuan bahan kimia.

8. Mencegah Dehidrasi

Kecombrang, dengan kandungan air dan mineralnya, dapat mencegah terjadinya dehidrasi. Keseimbangan cairan tubuh sangat penting untuk kesehatan, dan kecombrang dapat menjadi bagian dari strategi untuk menjaga kecukupan cairan.

9. Mengatasi Bau Badan Secara Alami

Aroma harum kecombrang bukan hanya berguna untuk masakan, tetapi juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan. Menumbuk bunga dan batang kecombrang kemudian menggunakannya sebagai sabun dapat memberikan kesegaran sepanjang hari.

10. Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Gigi

Kalsium yang tinggi dalam kecombrang membuatnya menjadi pilihan sempurna untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi. Terutama penting untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

11. Sifat Anti-Inflamasi

Studi menunjukkan bahwa E. elatior memiliki aktivitas anti-inflamasi yang dapat membantu mengatasi masalah perut dan bahkan tukak lambung. Meskipun perlu penelitian lebih lanjut pada manusia, ini menjanjikan untuk pengobatan yang lebih alami.

Baca juga: 8 Manfaat Buah Naga untuk Wanita

Cara Mengolah Kecombrang dengan Tepat

Setelah tahu segala manfaatnya, tentu kita ingin memaksimalkan kebaikan kecombrang dalam setiap hidangan, bukan? Nah, berikut adalah beberapa tips untuk memilih dan mengolah kecombrang dengan tepat:

1. Pemilihan yang Tepat

Pastikan memilih kecombrang yang berwarna merah cerah, tidak layu, dan batangnya mulus tanpa noda. Kecombrang yang agak mekar biasanya memberikan aroma yang lebih kuat, sementara yang masih kuncup memberikan aroma yang lebih lembut. Ingat, kesehatan dimulai dari pemilihan bahan yang baik!

2. Segar Adalah Kunci Utama

Pastikan kecombrang yang akan di olah masih segar. Setelah itu, pisahkan bagian bunga dan batangnya, lalu cuci hingga bersih. Untuk menghilangkan bau yang mungkin kurang sedap, bisa direbus atau diremas hingga keluar airnya sebelum diolah menjadi hidangan lezat.

3. Pilih Olahan yang Sehat

Meskipun kecombrang kaya akan nutrisi, tetapi manfaatnya dapat berkurang jika diolah dengan cara yang kurang sehat, misalnya dengan menggoreng atau menambahkan banyak garam. Lebih baik memilih olahan yang lebih sehat seperti sup atau tumisan untuk memaksimalkan manfaat kesehatannya.

Dengan semua manfaat kesehatan dan kecantikan yang terkandung dalam kecombrang, tak ada alasan lagi untuk tidak menyajikannya dalam hidangan kita sehari-hari. Mari tingkatkan kesehatan dan kecantikan kita dengan memanfaatkan kecombrang secara maksimal. Yuk, mulai sekarang, jadikan kecombrang sebagai bagian tak terpisahkan dari hidup sehat kita!

Referensi

  1. Yunus, et al. (2021). Commercial Potentials and Agronomic Status of Etlingera elatior, a Promising Horticulture Plant from Zingiberaceae Family. AGRIVITA Journal of Agricultural Science, 43(3), pp. 665–678.
  2. Juwita, T., Puspitasari, I., & Levita, J. (2018). Torch Ginger (Etlingera elatior): A Review on its Botanical Aspects, Phytoconstituents and Pharmacological Activities. Pakistan Journal of Biological Sciences, 21(4), pp. 151–165.
  3. Pakistan Journal of Biological Sciences. Anti-inflammatory Activity of Etlingera elatior (Jack) R.M. Smith Flower on Gastric Ulceration-induced Wistar Rats. Diakses pada 2023.
  4. Data Komposisi Pangan Indonesia. Kecombrang. Diakses pada 2023.
  5. Jurnal Akademika Kimia. Analysis of Vitamin C in Kecombrang (Etlingera elatior). Diakses pada 2023.
  6. Rachkeeree, et al. (2018). Nutritional Compositions and Phytochemical Properties of the Edible Flowers from Selected Zingiberaceae Found in Thailand. Frontiers in Nutrition, 5, pp. 3.
Bambang Niko Pasla

A seasoned writer in the fields of industry, business, and technology. Enjoys sports and traveling activities.